Breaking News:

UPI Bandung Raih Penghargaan Perguruan Tinggi Terinformatif Dari Komisi Informasi Pusat

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) raih penghargaan perguruan tinggi terinformatif di ajang anugerah keterbukaan informasi badan publik

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Humas UPI
UPI meraih penghargaan sebagai kategori perguruan tinggi terinformatif dalam penganugerahaan keterbukaan informasi badan publik yang diselenggarakan KIP. Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI Maruf Amin dan diterima oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. M. Solehuddin secara virtual, Selasa (27/10/2021). 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung raih penghargaan perguruan tinggi terinformatif di ajang anugerah keterbukaan informasi badan publik yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang digelar secara daring, Selasa (26/10/2021). 

Indikator yang diraih UPI ini, berdasarkan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi yang dilakukan oleh KIP terhadap 338 badan publik

Terdiri dari badan publik perguruan tinggi negeri, badan usaha milik negara, lembaga non struktural, lembaga negara dan lembaga pemerintan non kementerian, pemerintah provinsi, kementerian serta partai politik.

Anugerah tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI Maruf Amin serta diterima oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof M Solehuddin.

Baca juga: Jabar Jadi Juara Umum PON XX Papua, Tak Lepas dari Kontribusi dan Kerja Keras Civitas Akademik UPI

Wakil Presiden RI Maruf Amin menyambut baik penganugerahan keterbukaan informasi publik bagi badan publik

"Program monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Pusat ini penting dalam mengawal prinsip tata kelola pemerintahan yang baik pada aspek akuntabilitas bagi badan publik. Selain itu, hal ini sangat baik untuk akselerasi dalam bidang keterbukaan informasi publik," ujarnya melalui virtual, Selasa (26/10/2021).

Monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik bagi badan publik, menjadi introspeksi dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Setiap badan publik harus mau menerima saran, serta menyikapi kritik masyarakat dengan santun dan beradab. 

Baca juga: Dituding Pacari Istri Kades, Pria Sukabumi Dianiaya, Dikencingi, Disetrum Lalu Diusir dari Jepara

"Ke depan setiap badan publik agar berupaya terus berkomitmen melakukan keterbukaan informasi publik dengan melakukan adopsi terhadap terknologi agar terjadinya pemerataan, informasi yang terjangkau.serta pengembangan sistem informasi berbasis digital," ucapnya.

Rektor UPI, Prof M Solehuddin manuturkan apresiasi tersebut merupakan prestasi pada kategori tertinggi dengan capaian informatif merupakan prestasi yang gemilang.

Indikator dan penilaian keterbukaan informasi publik dengan komposisi 80 persen, penilaian atas dokumen dan 20 persen  presentasi.

Secara rinci komposisi penilaian naskah dan dokumen, yaitu 40 persen dari aspek pengembangan website dan pengumuman informasi publik, 40 persen dari aspek pelayanan informasi publik dan penyediaan informasi publik. 

Sedangkan sisanya 20 persen dilakukan untuk komposisi indikator dan penilaian pada presentasi atas komitmen, inovasi dan kolaborasi dalam keterbukaan informasi publik. 

"Semoga prestasi ini yang diraih bisa dipertahankan. Pada setiap pemenuhan instrumen monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik ini, semua elemen pada unit kerja di UPI ikut berperan, bekerja dan berkomitmen bergerak, dalam mendukung serta meningkatkan kinerjanya guna mewujudkan keterbukaan informasi publik," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved