Breaking News:

Puluhan Pengusaha Konstruksi di Cimahi Terancam Tak Bisa Ikut Lelang Proyek, Terganjal Aturan Ini

Ini aturan yang membuat puluhan pengusaha konstruksi di Cimahi tak bisa ikut lelang proyek.

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Ilustrasi pembangunan di Cimahi. 

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Aturan terbaru Sertifikasi Badan Usaha (BSU) yang dikeluarkan pemerintah pusat dikeluhkan banyak pengusaha.

Hal ini karena aturan SBU menjadi syarat wajib bagi perusahaan yang ingin mengikuti lelang proyek.

Ketua Gabungan Pengusaha Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Cimahi, H Didin, menyebutkan bahwa salah satu syarat SBU yang dirasakan berat adalah mewajibkan pengusaha memiliki bukti kepemilikan yang sah atas properti atau alat yang digunakan untuk pekerjaan konstruksi.

"Artinya, alat yang dimiliki berarti harus milik sendiri, bukan milik orang lain," tutur Didin dalam sosialisasi Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) Gapensi Kota Cimahi di kawasan Cimahi Utara, Selasa (13/10/2021).

Sementara, kata Didin, selama ini banyak pengusaha yang menjalankan proyek menggunakan peralatan sewa yang dipinjam atau sewa.

Jika aturan baru mewajibkan pengusaha memiliki bukti kepemilikan alat sendiri, menurut Didin, hal itu akan sangat memberatkan pengusaha.

"Terutama dalam kondisi sulit saat ini," katanya. 

Didin mengaku sangat memahami bahwa aturan baru ini memang dibuat oleh pemerintah pusat, namun ia akan berupaya menempuh jalan keluar melalui Pemerintah Kota Cimahi.

"Nanti kami akan coba menemui Pemkot Cimahi untuk meminta jalan keluar," katanya. 

Didin sendiri mengaku bahwa dari 50 pengusaha Gapensi di Cimahi, hanya sekitar 10-15 persen saja yang sudah lolos SBU, sementara sisanya belum.

Ini berarti puluhan pengusaha Gapensi Cimahi terancam sulit memperoleh lelang proyek pemerintah jika aturan menjadi acuan.

Baca juga: Banyak Pengusaha Kontruksi di Cimahi Tak Punya SBU, Terancam Tak Bisa Ikut Lelang Proyek Pemerintah

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved