Mimin Istri Muda Jawab Tudingan Motif Tahta dan Asmara di Kasus Amalia dan Tuti di Subang

Kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (54) di Kabupaten Subang belum terungkap. Mimin jawab tudingan motif tahta dan asmara

Dwiky Maulana Vellayati/Tribun Jabar
Mimin Mintarsih (51) istri muda Yosef (55) saat selesai mendoakan kedua korban perampasan nyawa di Tempat Pemakaman Umum Istuning, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNJABAR.ID,SUBANG- Kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (54) di Kabupaten Subang belum terungkap.

Anak dan ibu di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang itu mati tragis pada 18 Agustus 2021.

Hingga Rabu (29/9/2021), sudah lebih dari 41 hari kasus itu belum terungkap. Meski begitu, Polres Subang yang dibantu Polda Jabar dan Bareskrim Polri masih bekerja keras mengungkap perampasan nyawa tersebut.

Di tengah kasus yang belum terungkap, spekulasi bermunculan. Dari urusan tahta Yayasan Bina Prestasi Nasional yang dikelola Amalia dan Tuti hingga urusan asmara cinta segitiga antara Yosef dengan Tuti dan Mimin.

Seperti diketahui, Yosef merupakan suami dari Tuti dan ayah dari Amalia. Yosef juga memiliki istri muda bernama Mimin.

Tim dari Bareskrim Polres saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021)
Tim dari Bareskrim Polres saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021) (Tribun Jabar / Dwiki Maulana)

Soal motif perampasan nyawa berlatar belakang tahta yayasan, Mimin mengaku sudah lama tak terlibat dalam mengrus yayasan.

Baca juga: Bantah Terlibat, Yosef Minta Pelaku Perampasan Nyawa Amalia dan Tuti di Subang Serahkan Diri

"Kalau dulu, sudah lama sekali ya suka ke yayasan, ketika Bu Tuti dan Teh Amel urus saya sudah gak pernah, datang ke sana juga kalau mereka gak ada, itu juga diajak Pak Yosef, belakangan dipasangi CCTV kan yayasan itu, saya gak pernah datang sama sekali ketika itu," ucap Mimin di Subang, Senin (27/9/2021).

Mimin mengaku, selama dua tahun dirinya sempat menjadi bendahara sebelum diberhentikan langsung oleh Yosef itu sendiri.

"Saya selama dua tahun di yayasan sebagai bendahara dari tahun 2009 sampai dengan 2011, diminta gantinya langsung sama Pak Yosef, selepas itu saya sudah tidak tahu," katanya.

Lanjuy Mimin, dengan kurang pengalamannya dirinya dibidang tersebut, menjadi salah satu alasan bagi Yosef yang menggantikan dirinya sebagai bendahara.

"Ya mungkin saya juga kurang pengalaman yah dalam mengurusi yayasan itu, kurang pengalaman kurang tau menau yasudah akhirnya diganti," ujar Mimin.

Baca juga: Soal Pembentukan Provinsi Cirebon Pisah Dari Jabar, Begini Kata Sejumlah Anggota DPRD Jabar

Motif Asmara

Jika dikaitkan dengan perampasan nyawa bermotif asmara cinta segitiga antara Yosef, Tuti dan Mimin, Mimin menegaskan selama ini tidak pernah ada konflik berkepanjangan diantara mereka.

Mimin mengatakan, bahwa hubungan dirinya bersama dengan Tuti serta Amalia Mustika Ratu baik-baik saja.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved