Bantah Terlibat, Yosef Minta Pelaku Perampasan Nyawa Amalia dan Tuti di Subang Serahkan Diri
Kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (54) pada 18 Agustus 2021 di Subang belum terungkap.
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (54) pada 18 Agustus 2021 di Subang belum terungkap.
Hingga Selasa (28/9/2021), polisi masih bekerja keras mengunkap kasus perampasan nyawa tersebut. Selama 40 hari kasus itu belum terungkap, suami Tuti atau ayah dari Amalia, Yosef (56), mengaku sering difitnah sebagai pelaku.
"Itu fitnah, saya tidak melakukan dan tidak menyuruh orang lain melakukan, Amel itu anak kesayangan saya," kata Yosef saat diwawancara Aiman di Kompas TV dikutip dari Youtube KompasTV, Selasa (28/9/2021).
Yosef berharap polisi segera mengungkap kasus tersebut dan membuat terang benderang sehingga tidak ada lagi kecurigaan di tengah keluarga.
Baca juga: Misteri Kasus Amalia Subang, Keluarga Saling Curiga, Yoris Akui Sudah Tak Akur dengan Ayahnya
"Semoga pelaku sadar dan menyerahkan diri. Jika tidak terungkap saya merasa sakit, saya tidak pandang bulu, ingin cepat terungkap, kasihan anak saya," kata Yosef.
17 Agustus 2021 malam sekira pukul 21.00, Yosef bercerita, dia pamit ke Tuti untuk pergi menginap di rumah istri muda, Mimin. Saat itu, Yosef dan Mimin tidur dan mengaku bangun pukul 05.00.
"Saat itu kami bangun pukul 05.00, biasanya bangun jam 03.30. Lalu saya pergi ke rumah saya sekira pukul 07.15 untuk ambil stik golf," katanya.
Di dalam rumah, kondisi rumah sudah berantakan dan tidak melihat Tuti dan Amalia. Dia memanggil Ujang, petugas kebersihan lingkungan.
Setelah itu dia pergi ke Polsek Jalan Cagak melaporkan kejadian tersebut. Sebelumnya, Yosef sempat menemui orangtua Danu, kerabatnya dan menyebut ada penculikan.
Polisi sempat menyebut ada ditemukan bercak darah di pakaian yang dipakai Yosef.
"Saya tidak ngeuh saat itu. karena darah juga hambar-hambar gitu. Saya enggak tahu kenapa bisa kena, saat itu saya panik," katanya.
Polisi sempat menyebut tidak ada barang hilang di lokasi kejadian. Dari temuan itu, dugaan pelaku melibatkan orang dekat. Aiman sempat menanyakan siapa yang memegang kunci pada Yosef.
"Mamanya saja (Tuti). Saya enggak pegang kunci," katanya.
Aiman juga mewawancarai Kepala Desa Jalan agak, Indra Zainal yang turut mendampingi polisi melakukan olah TKP.
"Jadi saat itu ada saksi mata yang melihat Toyota Alphard keluar dari sini sekitar jam 06.00 cuma kaca tertutup namun mobilnya balik lagi," kata Indra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/yosef-diwawancara-aiman.jpg)