Macan Tutul Penghuni Gunung Sanggabuana Mangsa Empat Kambing Milik Warga Karawang
Seekor macan tutul di Gunung Sanggabuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang diduga memakan sejumlah ternak warga.
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Mega Nugraha
Dalam unggahannya itu, tampak juga petugas BKSDA Jabar menunjukan bekas cakaran macan tutul di batang pohon.
"Menemukan cakaran macan. Indikasinya disini tempat perlintasan macan," ujar salah satu petugas BBKSDA Jabar.
Macan tutul yang merupakan fauna identitas Jabar itu berstatus dilindungi karena termasuk hewan langka.
Macan tutul punya kemampuan memanjat dan termasuk penyendiri. Spesies ini lebih aktif pada malam hari. Tubuhnya kuning kecoklatan dengan disertai bintik warna hitam atau totol-totol.
Pada umumnya, macan tutul menghindari manusia. Namun macan tutul yang kurang sehat, kelaparan atau terluka sehingga tidak dapat berburu mangsa yang biasa, dapat memangsa manusia.
Karena Gunung Tilu berstatus cagar alam, berlaku larangan untuk masuk atau memanfaatkan segala sesuai yang ada di dalam kawasan tersebut. Hal itu diatur di Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.