Breaking News:

Baksos YKKJRK dan TNI Tebar Kasih dan Kepedulian Bagi Warga Tak Mampu dan Disabilitas

YKKJRK dan TNI kembali menggelar bakti sosial di Kota Bandung. Mereka memberikan bantuan untuk warga tak mampu.

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: taufik ismail
tribun jabar/kemal setia permana
Baksos YKKJRK dan TNI menebar kasih dan kepedulian bagi warga tak pampu dan disabilitas di Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pandemi berangsur menurun, hal ini tentunya patut disyukuri, namun masyarakat diingatkan harus tetap menjaga protokol kesehatan dan tak abai 5M, serta menjalani vaksinasi untuk membentuk kekebalan komunal atau herd immunity.

Meski berangsur pulih, kondisi ekonomi tak akan serta merta meningkat, masih banyak warga yang harus bekerja keras dan bangkit dari keterpurukan setelah dihantam badai pandemi global.

Masih terlalu banyak warga yang kesusahan terutama warga tak mampu dan saudara-saudara penyandang disabilitas yang turut terpuruk dengan kondisi ini.

Karena itulah Yayasan Kebhinekaan Kesatuan Jiwa Raga kami (YKKJRK) bersama TNI masih terus menggelar bakti sosial tanpa henti. Sebab walau bagaiamanapun masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan dari mereka yang lebih mampu.

"Jangan berbicara soal kondisi pandemi, dalam kondisi ekonomi normal pun banyak sekali mereka yang kurang mampu membutuhkan uluran tangan," kata Ketua YKKJRK, Petrus Adamsantosa saat menggelar baksos, Kamis (9/9/2021).

Adam mengatakan bahwa melalui baksos yang sudah digelar sejak 2018, jauh sebelum pandemi melanda dunia termasuk Indonesia, pihaknya bersama TNI selalu intens memberikan kasih dan kepedulian bagi warga tak mampu seperti pemulung, anak jalanan, pengamen hingga saudara-saudara penyandang disabilitas.

Dalam kondisi kekinian, di mana pandemi Covid-19 melanda, baksos YKKJRK-TNI lebih terasa lagi manfaatnya bagi mereka yang serba kekurangan.

"Perpanjangan PPKM yang masih terus berlanjut, meski telah turun level, membuat sektor ekonomi masih belum begitu leluasa bergerak. Ekonomi tidak akan serta-merta bangkit, kita masih harus membuka mata karena masih banyak warga yang susah, kekurangan dan belum mampu bangkit," ujar Adam.

Hal inilah yang membuat baksos YKKJRK-TNI tidak pernah dihentikan di masa sulit ini. Menurut Adam, hal ini lebih dirasakan lagi oleh  kaum disabilitas yang selama ini mengandalkan mata pencaharian di tempat dan fasilitas umum, seperti menjadi pemijat, pengamen, pekerja seni, dan lain sebagainya. 

Seperti biasa, dalam baksos YKKJRK-TNI pekan ini,  pelaksanaan baksos selalu memperhatikan prokes yang ketat, tidak bergerombol atau berkumpul dan hanya dilakukan di tempat-tempat yang bisa dilalui kendaraan roda empat yang membawa sembako.

Tim yang membagikan sembako sangat dibatasi dan dipastikan steril melaksanakan aturan 5M dengan menggunakan masker dobel. 

Baksos ini membagikan 100 paket bantuan yang terdiri dari sembako berisi beras, gula dan kecap, serta makanan-minuman siap saji seperti nasi kotak, dan air jahe merah hangat yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan imun di tengah pandemi Covid-19. Area baksos kali ini meliputi wilayah Katamso, Pahlawan, Cicaheum, Cikutra, Antapani, Jalan Jakarta, Jalan Sunda dan Permata.

Melalui baksos ini, Adam berharap bahwa mereka yang mampu turut tergerak mengulurkan tangan akan membantu mereka yang kesusahan dan kesulitan ekonomi. Adam pun mengajak mereka  yang memiliki harta lebih untuk tak segan mengasihi dan memberikan kepedulian kepada yang membutuhkan, minimal di sekitar mereka.

Kegiatan baksos YKKJRK- TNI selalu diabadikan melalui video dokumentasi. Dokumentasi baksos Javaretro ini secara regular ditayangkan di siaran resmi youtubeJavaretro Hotel & Suites di tautan link berikut :
https://www.youtube.com/channel/UCV6_A7kOyzsTDdiPihmX1UA.

Baca juga: Baksos Ramadan Tim Javaretro dan TNI, Berbagi Rezeki di Bulan Penuh Berkah

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved