Persaingan Semakin Ketat, Lulusan Unjani Diminta Tak Sia-siakan Peluang
Agus mendorong setiap lulusan Unjani agar tidak menyia-menyiakan kemampuan yang telah diraih selama menempuh pendidikan tinggi.
Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Agus Subagyo mengatakan bahwa persaingan di dunia kerja bagi lulusan perguruan tinggi semakin ketat di era industri 4.0. Apalagi, banyak perusahaan yang mulai memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).
"Di Unjani kita menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap pakai tapi siap digunakan, banyak sekali praktek-praktek yang dilakukan oleh prodi atau fakultas yang terkait dengan praktek-praktek soft skills, yang dibutuhkan oleh para dunia industri, dunia usaha dan sebagainya," kata Agus di Unjani, Rabu (5/11/2025).
Agus mendorong setiap lulusan Unjani agar tidak menyia-menyiakan kemampuan yang telah diraih selama menempuh pendidikan tinggi. Berbagai upaya telah ditempuh oleh pihak kampus agar setiap lulusan bisa terserap di dunia kerja hingga memiliki kemampuan untuk berwirausaha.
"Kita siapkan itu semuanya khususnya berkaitan dengan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan soft skills termasuk juga kita mendekatkan antara kita dengan dunia usaha, dunia industri agar supaya tercipa link and match," ujarnya.
Agus menuturkan, ada 3.611 mahasiswa dari 11 fakultas dan 41 program studi yang diwisuda pada bulan ini.
Dia mengklaim, sebagian dari mereka telah mendapatkan pekerjaan sebelum pelaksanaan wisuda.
"Ada beberapa mereka yang wisuda ini itu sebenarnya mereka sudah kerja karena mereka yudisiumnya ada yang sebulan, dua bulan yang lalu, sekarang sudah ada yang kerja," tuturnya.
Agus menambahkan, tingkat serapan kerja terhadap lulusan Unjani terus menunjukkan tren positif. Perusahaan-perusahan yang menyerap lulusan Unjani pun semakin beragam.
"Banyak dari alumi-alumi kita para wisundawan ini yang kemudian direkrut di perusahaan-perusahaan ada yang di Sulawesi, dan sebagainya. Ada perusahaan tambang, perusahaan perkebunan dan juga kelapa sawit dan sebagainya, ini menjadi berkah juga bagi kita bahwa alumi-alumi kita di Unjani banyak juga dilirik oleh dunia usaha, dunia industri," tandasnya.
| Viral Video Keributan di Melong Cimahi, Rupanya Berawal dari 'Ngapel' dalam Kondisi Mabuk |
|
|---|
| Tugas Guru Honorer di Sekolah Negeri Berakhir Desember 2026, Pemkot Cimahi Tunggu Regulasi Pusat |
|
|---|
| 700 Anak di Cimahi Teridentifikasi Putus Sekolah, Alasannya dari Faktor Ekonomi sampai Nikah Dini |
|
|---|
| Waspada! Kasus Campak di Kota Cimahi Melonjak, 28 Anak Positif Akibat Belum Vaksin MR |
|
|---|
| Ngatiyana Soal Dugaan Korupsi Disnaker Cimahi: Udah Tidak Zaman Begitu-begituan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Rektor-Unjani-Agus-Subagyo.jpg)