Breaking News:

Warga Terdampak Longsor Cimanggung Sumedang Segera Dapat Rumah Relokasi, Pemerintah Siapkan di Sini

Kementerian PUPR RI segera membangunkan sebanyak 30 unit rumah untuk warga terdampak longsor di Desa Cihanjuang, Cimanggung Sumedang

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Suasana lokasi bekas longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (28/7/2021) 

Laporan Kontributor Tribun Jabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Puluhan korban terdampak longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bakal segera mendapatkan rumah hunian permanen tetap.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR RI) segera membangunkan sebanyak 30 unit rumah untuk warga terdampak longsor tersebut. Bencana longsor sendiri terjadi pada Sabtu (9/1/2021) lalu.

"Kami akan menindaklanjuti. Mudah-mudahan proses persiapan lelang bulan depan bisa dilaksanakan secepatnya. Kami titip agar administrasi jangan sampai ada yang salah karena tidak boleh dibangun di lahan milik swasta," ucap Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR RI Khalawi saat rapat koordinasi bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang dihelat secara virtual, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Pemkab Sumedang Percepat Relokasi dan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Longsor Cimanggung

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menuturkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sumedang sudah menyiapkan beberapa alternatif lahan untuk relokasi.

Lahan-lahan yang dimaksud adalah sebuah lahan di Cinanjung Tanjungsari, tanah milik pengembang PT SBG yang dihibahkan kepada Pemkab Sumedang, dan lahan milik Perumahan Pondok Daud yang berada di Desa Cikahuripan.

Menurut Dony, dari ketiga lahan tersebut, yang sudah memenuhi syarat tempat relokasi dan lengkap administrasinya baru lahan di Cinanjung dan di Perumahan SBG.

"Sejak awal, lahan di Cinanjung itu sudah milik kami (Pemkab Sumedang) sejak awal. Namun di sana belum ada fasum fasos (fasilitas umum dan fasilitas sosial), dan lahannya harus dimatangkan. Sedangkan yang dari PT SBG seluruh persyaratan kepemilikannya sekarang sudah dihibahkan kepada Pemkab Sumedang dan fasum fasosnya sudah lengkap," kata Dony kepada Tribun Jabar melalui pesan singkat.

Menurut Dony, pilihan yang efektif dan efisien yakni di lahan PT SBG. Sebab, di lokasi tersebut tidak akan memerlukan pematangan lahan serta penyediaan fasos dan fasum.

"Untuk tahap pertama, kami mohon untuk bantuan 30 unit rumah bisa dieksekusi di lahan PT SBG yang sudah 'clean and clear' milik Pemkab Sumedang. Insyaallah efektif dan efisien," katanya.

Baca juga: Relokasi Korban Longsor Cimanggung, Bupati Sumedang: Kementerian PUPR Hanya Siapkan 10 Rumah

Dony mengatakan, teknis usulan sudah ditempuh dan diinput melalui aplikasi SIBARU dan persyaratannya sudah dicek dan ricek.

"Kami menjamin semua prosedur betul-betul ditempuh. Hal ini demi percepatan untuk relokasi warga yang terdampak longsor ke tempat tinggalnya yang baru," ucap Dony.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved