Breaking News:

Setelah Tujuh Bulan Dicari, Akhirnya PMI Asal Cianjur yang Sakit Stroke di Arab Saudi Ditemukan

Jamilah dicari Kedutaan Besar Republik Indonesia Arab Saudi karena mengalami sakit stroke. Saat ini pihak keluarga berharap agar Jamilah bisa pulang

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Seli Andina Miranti
istimewa / DPC Astakira Pembaharuan Cianjur
Keluarga menunjukkan foto Jamilah Abudin (51), seorang pekerja migran Indonesia (PMI) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Setelah tujuh bulan mencari, akhirnya alamat Jamilah Abudin (51), seorang pekerja migran Indonesia (PMI) ditemukan.

Ia berasal dari Kampung Padaasih RT 02/03 Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur.

Alamat Jamilah dicari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Arab Saudi karena mengalami sakit stroke.

Saat ini pihak keluarga berharap agar Jamilah bisa segera dipulangkan.

Baca juga: Nasib Tragis TKW Indramayu di Taiwan, Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Tomat, Ini Sosok Pembunuhnya

Lisnawati (31), anak kandung Jamilah mengatakan, ibunya berangkat ke Arab Saudi menjadi tenaga kerja wanita itu dari tahun 2007. Ia khawatir karena mendapat kabar bahwa ibunya di Arab Saudi saat ini mengalami stroke.

"Mendengar kabar ibu saya yang lagi sakit, pihak keluarga sangat khawatir dan kami berharap kepada para pihak terkait agar membantu proses kepulangan ibu saya," ujarnya, Minggu (15/8/2021) di kantor DPC Astakira Jalan Pramuka.

Terpisah, Kepala Desa Pagelaran Rachmat Rusyandi membenarkan, bahwa Jamilah Abudin betul warganya dan sudah 14 tahun belum pulang dari Arab Saudi.
Ia mengatakan pihak keluarga Jamilah telah melaporkan dan meminta bantuan aparat desa untuk kepulangan Jamilah.

"Saya selaku kades Pagelaran meminta ke pemerintah pusat dan instaslnsi terakit agar bisa membantu memulangkan jamilah," katanya.

Ketua Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya Pembaharuan Cabang Kabupaten Cianjur Ali Hildan mengatakan, terungkapnya kabar itu setelah staf KBRI Riyad memberikan informasi ke DPC Astakira Pembaharuan Cabang Cianjur untuk melacak keberadaan alamat PMI tersebut.

Baca juga: TKW Sliyeg Indramayu Bukan Dibunuh Mantan Pacar, Telepon Terakhir Ungkap Peran Korban ke Pelaku

"Tujuh bulan lalu tepatnya pada Januari 2021 kami dihubungi staf KBRI Riyadh agar bisa membantu melacak alamat Jamilah dan alhamdulillah ditemukan," kata Ali.

Ali mengatakan, Jamilah, menurut keterangan keluarga, berangkat ke Arab Saudi dari tahun 2007 melalui PT Dasa Graha yang beralamat di Jakarta.
Namun, Ali mengaku belum mengetahui alamat detail PT yang memberangkatkan PMI itu.

"Saat ini kami belum mengetahui keberadaan PT yang memberangkatkan PMI yang saat ini lagi sakit stroke," kata dia.

Saat ini, lanjut Ali, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk membantu kepulangan PMI tersebut.

"Kami pihak Astakira selain koordinasi dengan intansi terkait, juga melakukan lobi dengan majikan Jamilah. Bahkan pada Februari majikannya berjanji akan memulangkan jamilah. Tapi tak kujung pulang," katanya.

Baca juga: Pembunuh TKW Desa Siyeg Indramayu Ditangkap Setelah Keluar Hutan, Ketakutan Sendirian di Hutan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved