Breaking News:

Sasaran Baksos YKKJRK-TNI Efektif, Bukti Solidaritas Bagi Penyandang Disabilitas dan Kaum Tak Mampu

YKKJRK bersama TNI menunjukkan kepedulian melalui gerakan bakti sosial rutin yang selalu dilakukan setiap pekan ke berbagai penjuru Bandung dsk.

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Kemal Setia Permana
YKKJRK bersama TNI menunjukkan kepedulian melalui gerakan bakti sosial rutin yang selalu dilakukan setiap pekan ke berbagai penjuru Bandung dan sekitarnya. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM Level 4) di Kota Bandung dan sekitarnya masih terus berlanjut.

Hal ini patut disadari sebagai bentuk kepedulian dan perlindungan pemerintah terhadap masyarakat agar terhindar dari penularan virus Covid-19.

Pemberlakuan perpanjangan PPKM ini sudah barang tentu membuat kalangan tak mampu, terlebih kaum disabilitas yang selama ini mengandalkan mata pencaharian di tempat dan fasilitas umum, menjadi terganggu. Mereka mengalami berbagai kesulitan ekonomi yang juga dirasakan kalangan lainnya.

Menyadari hal inilah maka tim baksos Yayasan Kebhinekaan Kesatuan Jiwa Raga Kami (YKKJRK) bersama TNI menunjukkan kepedulian secara konsisten melalui gerakan bakti sosial rutin yang selalu dilakukan setiap pekan ke berbagai penjuru Kota Bandung dan sekitarnya.

Ketua YKKJRK, Petrus Adamsantosa, menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan pihaknya melalui baksos YKKJR dan TNI merupakan salah satu bentuk kepedulian dan solidaritas bagi kaum tak mampu, terutama kaum disabilitas dan pemulung serta anak jalanan.

Baca juga: PPKM Darurat di Kuningan Dianggap Efektif Turunkan Kasus Covid-19, Begini Kata Dirut RSUD 45

"Banyak penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai pemijat, pengamen hingga pedagang menjadi berkurang pendapatannya, bahkan hilang sama sekali di masa PPKM ini. Namun aturan ini harus dipatuhi oleh semua pihak tanpa kecuali, makanya kami pun menunjukkan kepedulian dan solidaritas bagi mereka melalui baksos rutin YKKJRK bersama TNI ini," ujar Adam di sela baksos, Kamis (12/08/2021).

Adam mengatakan bahwa seperti biasa pelaksanaan baksos selalu memperhatikan prokes yang ketat, tidak bergerombol atau berkumpul dan hanya dilakukan di tempat-tempat yang bisa dilalui kendaraan roda empat yang membawa sembako. Tim yang membagikan sembako sangat dibatasi dan dipastikan steril melaksanakan aturan 5M dengan menggunakan masker dobel. 

Sementara 100 paket baksos yang dibagikan terdiri dari sembako yang berisi beras, gula dan kecap, serta makanan-minuman siap saji seperti nasi kotak, dan air jahe merah hangat yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan imun di tengah pandemi Covid-19.

Adapun area yang menjadi sasaran baksos kali ini adalah Katamso Gatot Subroto, Gumuruh,  Permata, Wiyata Guna, Jalan Siliwangi, Gunung Batu, Wiyata Guna Pajajaran, Buah Batu, dan sisanya random.   Para penerima ini sebagian besar sudah didata terlebih dahulu oleh tim baksos dan sisanya random dilakukan di area-area tertentu.

Baca juga: Pemilik Kafe di Ciamis Dihukum Bayar Denda Rp 1 Juta, Melanggar Aturan PPKM Level 3

"Dalam baksos ini, para penerima memang sudah didata sebelumnya. Paket sembako harus diberikan ke orangnya langsung, dan hanya yang sudah mendaftar. Ini agar pemberian sembako efektif langsung kepada yang benar-benar membutuhkan," katanya. 

Kegiatan baksos YKKJRK- TNI selalu diabadikan melalui video dokumentasi. Dokumentasi baksos Javaretro ini secara regular ditayangkan di siaran resmi youtube Javaretro Hotel & Suites di tautan link berikut :
https://www.youtube.com/channel/UCV6_A7kOyzsTDdiPihmX1UA

"Kami dari tim baksos YKKJRK - TNI berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat bagi mereka yang membutuhkan uluran di tengah pandemi. Terima kasih kepada tim dan anggota TNI sudah setia mendampingi bakti sosial sederhana kami," kata Adam. (Adv/kemal setia permana)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved