Breaking News:

Bupati KBB Non Aktif Aa Umbara Segera Disidang, Berkas Perkara Sudah Dilimpahkan KPK ke PN Bandung

KPK telah melimpahkan berkas perkara Bupati Bandung Barat non aktif, Aa Umbara Sutisna dan kawan-kawan ke Pengadilan Tipikor

Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Jumat (9/4/2021). Aa Umbara diborgol. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara Bupati Bandung Barat non aktif, Aa Umbara Sutisna dan kawan-kawan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (9/8/2021).

Aa Umbara merupakan tersangka kasus korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2020 bersama tersangka lainnya dari pihak swasta, yakni Andri Wibawa dan M Totoh Gunawan.

"Hari ini (9/8/2021) Jaksa KPK Budi Nugraha melaksanakan pelimpahan berkas perkara Terdakwa Aa Umbara Sutisna dkk ke Pengadilan Tipikor pada PN Bandung," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada Tribun Jabar melalui pesan singkat, Selasa (10/8/2021).

Atas hal tersebut, kata Ali, penahanan para terdakwa ini beralih dan sepenuhnya menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor dan untuk sementara waktu tempat penahanan masih tetap dilakukan di Rutan KPK.

"Terdakwa Aa Umbara Sutisna di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih, terdakwa Andri Wibawa di Rutan KPK Kavling C1, dan terdakwa M. Totoh Gunawan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur," katanya.

Ali mengatakan, untuk saat ini tim JPU kemudian tinggal menunggu penetapan penunjukkan Majelis Hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda awal pembacaan surat dakwaan.

Untuk Aa Umbara, kata Ali, didakwa pasal 12 huruf i UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, dan pasal 12 B UU Tipikor Jo pasal 65 ayat (1) KUHP.

Baca juga: Berkas Perkara Aa Umbara Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Bandung

"Terdakwa Andri Wibawa dan terdakwa M. Totoh Gunawan, Pasal 12 huruf i UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP," ucap Ali.

Seperti diketahui, dari hasil korupsi tersebut, Aa Umbara diduga telah menerima uang sekitar Rp 1 miliar. Sedangkan M Totoh diduga telah menerima keuntungan sekitar Rp 2 miliar dan Andri sekitar Rp 2,7 miliar.

Baca juga: Babak Baru Kasus Korupsi Bupati Bandung Barat Aa Umbara, Berkas Dilimpahkan ke JPU, Kapan Sidang?

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved