PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, Pemprov Jabar Desak Relaksasi, Termasuk Sekolah Tatap Muka

Pemprov Jabar minta relaksasi seperti cafe dan restoran bisa buka hingga 50 persen termasuk sekolah tatap muka dengan prokes ketat

Editor: Siti Fatimah
Foto: Deni/Biro Adpim Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil 

Pada 5 Agustus penambahan kasus harian masih di angka 4.781 kasus.

Pada 6 Agustus jumlah penambahan kasus harian turun menjadi 4.580 kasus.

Terakhir, 7 Agustus penambahan kasus harian hanya 3.004 kasus.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan pada 15 Juli 2021 yang mencapai 11.101 kasus.

Baca juga: PPKM Level 4 di Bandung Barat, Obyek Wisata Tak Dapat Relaksasi, Tetap Tutup hingga 2 Agustus 2021

Harus Konsekuen

Dampak terus diperpanjangnya PPKM oleh pemerintah terhadap para pelaku usaha, sebelumnya juga diungkap Ekonom Universitas Pasundan (Unpas), Acuviarta Kartabi.

Ia mangetakan, penerapan PPKM yang kembali diperpanjang pasti berimplikasi sangat parah terhadap cash flow dari para pelaku usaha. Sebab, inti dari usaha itu adalah adanya transaksi.

"Maka dalam situasi seperti ini, ada pengusaha yang mampu beradaptasi untuk melakukan pemasaran secara digital dan ada yang tidak," ujarnya kepada Tribun, belum lama ini.

Selain berdampak pada neraca ekonomi, kata Acu, PPKM juga berdampak pada aspek psikologis penjual maupun pembeli. Sehingga, meskipun peralihan pemasaran dan transaksi dari pola konvensional menjadi digital menjadi solusi terhadap situasi, hal itu tidak bisa diaplikasikan secara langsung oleh semua pelaku usaha.

Acu mengatakan, pemerintah sebenarnya bisa saja mengizinkan pelaku usaha, misalnya usaha kuliner, untuk bisa menggelar dine in atau makan di tempat.

Baca juga: Bupati Klaim Cianjur Bisa Relaksasi Pada Perpanjangan PPKM Darurat, Ini Penjelasannya

"Tapi para pengusaha kuliner harus mampu memastikan dan menjamin protokol kesehatan ketat dilaksanakan dan bersedia menanggung konsekuensi risiko apabila terjadi penyebaran covid-19 dari tindakannya tersebut," ujarnya.

Hingga kemarin, dari semua kota dan Kabupaten di Jabar, hanya Kabupaten Tasikmalaya yang sudah masuk pada level 2 PPKM.

Sebanyak 8 lainnya berada di level 3, sementara sisanya, termasuk Kota Bandung, masih berkutat di level 4 PPKM, di mana pembatasan masih dilakukan dengan sangat ketat.

Prioritas

Wakil Ketua Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Jabar, Atalia Praratya Ridwan Kamil, mengatakan agar kekebalan kelompok bisa segera tercipta, asatu-satunya upaya yang bisa dilakukan hanyalah mempercepat pelaksanaan vaksinasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved