Breaking News:

Ridwan Kamil Nyatakan Penyebaran Covid-19 sudah Menurun dan Membaik, Kapan Usaha Buka Lagi?

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan penyebaran Covid-19 di Jabar sudah mereda dan mengarah kepada pemulihan yang cepat. 

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Mega Nugraha
Dok Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani letter of intent (LoI) dengan Monash University dalam revitalisasi DAS Citarum di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan penyebaran Covid-19 di Jabar sudah mereda dan mengarah kepada pemulihan yang cepat. 

Ridwan Kamil mengatakan angka kematian Covid-19 di Jabar lebih rendah dengan angka rata-rata nasional atau dibandingkan provinsi lain yang bahkan memiliki jumlah kasus positif yang lebih rendah.

“Secara umum untuk hari ini, kasus aktif sudah menurun. Selalu ada penambahan tapi jumlah yang sembuhnya sangat banyak. Yang sembuh 5.000 orang, biasanya itu berarti melebihi kasus yang terkonfirmasi 4.000-an,” kata Ridwan Kamil melalui konferensi pers digital, Rabu (4/8).

Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar mengalami penurunan sejak PPKM Darurat dan PPKM Level 4 ditetapkan. 

Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar per Selasa (3/8), BOR rumah sakit rujukan Covid-19 di angka 50,35 persen, turun dari puncaknya pada akhir Juni 2021 yang mencapai di atas 90 persen. Sebelum diberlakukan PPKM Level 4 pada (20/7) pun BOR mencapai 77,04 persen.

Terdapat lima daerah dengan BOR rumah sakit yang masih tinggi pada Selasa (3/8) yakni Kabupaten Majalengka sebesar 68,7 persen, Kota Depok 63,87 persen, Kota Tasikmalaya 63,71 persen, Kabupaten Tasikmalaya 62,32 persen, serta Kabupaten Ciamis 62,07 persen.

Baca juga: Ikhtiar Bangkitkan Kembali Ekonomi, 1000-an Buruh di Cikarang Jalani Vaksinasi Covid-19

"Kemudian berita baiknya BOR rumah sakit terus turun ya, hari ini sudah mencapai di angka 50,3 persen. Mudah-mudahan makin kesini kembali seperti sebelum Idulfitri, mudah-mudahan di bawah 30 persen," katanya.

“Selain itu, kenaikan resiko level tiga. Ada 15 kota kabupaten yang zona oranye, kemudian 12 zona merah. Kalau beberapa minggu yg lampau semuanya merah pas puncak varian delta, hanya Kabupaten Sukabumi yang oranye. Itu salah satu kesimpulan PPKM Darurat lanjut level 4 itu bisa dikatakan berhasil secara epidemiologi,” katanya.

Ridwan Kamil mengatakan dari sisi tingkat kematian, angka kematian akibat Covid-19 di Jabar ada di angka 1,59 persen. Di bawah angka nasional yang berada di angka 2,6 persen. Angka itu pun lebih rendah dibandingkan DKI Jakarta, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur. Meski demikian ia tetap berduka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved