Jumat, 1 Mei 2026

Jadi Salah Satu Gejala Covid-19, Berikut Cara Mengolah Seledri untuk Obat Herbal Batuk

Batuk menjadi sebagai salah satu gejala Covid-19 yang bisa diatasi dengan obat herbal yakni daun seledri

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
livestrong.com
Ternyata daun seledri miliki banyak manfaat untuk menyehatkan tubuh. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Daun seledri biasaya dimanfaatkan sebagai bahan campuran dalam olahan makanan mulai dari sop, soto, bubur ayam, capcay, serta olahan lain makanan yang biasanya makanan olahan berkuah.

Seledri juga biasanya digunakan untuk taburan olahan makanan karena wanginya yang bisa menggugah selera.

Belum banyak yang memanfaatkan seledri untuk dimakan begitu saja liat tidak dijadikan olahan makanan.

Padahal bila tahu, pasti akan banyak orang yang mengkonsumsi sayuran ini karena segudang manfaatnya.

Diantara manfaat seledri bagi kesehatan tubuh adalah bisa sebagai obat herbal asam urat, batuk, dan darha tinggi.

Seledri memiliki aroma yang khas menambah nikmat aroma masakan. Ternyata, seledri menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda.  

Seledri, sayuran yang cukup populer di tanah air. Seledri berwarna hijau dengan daun bergerigi. 

Masyarakat tanah air biasanya menggunakan seledri sebagai taburan beberapa menu makanan seperti sup.

Seledri memiliki aroma yang khas sehingga membuat makanan menjadi harus dan semakin lezat.  

Selain sebagai bahan masakan, seledri juga bermanfaat sebagai obat herbal alias obat alami. 

Melansir dari buku berjudul Atasi Asam Urat & Rematik ala Hembing, seledri mengandung flavonoid, koumarin, furanokoumarin, isokuersetin, umbiliferon, minyak atsiri, asparagin, dan selenium. 

Selain itu, seledri memiliki efek farmakologis antiseptik, antispasmodik, diuretik, hipotensif, dan antirematik. 

Kandungan dan efek tersebut membuat seledri dianggap ampuh mengobati beberapa jenis penyakit. 

Manfaat seledri sebagai obat herbal 
 

Belakangan obat herbal tengah digemari sebagian masyarakat tanah air. Sebab obat herbal dianggap minim efek samping dan aman dikonsumsi. 

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved