Breaking News:

Apa Itu Sleep Paralaysis? Orang Sunda Sebut 'Eureup-eureup, Buat Tidur Tak Nyenyak, Ini Penyebabnya

Sleep paralysis merupakan keadaan di mana kondisi tubuh seseorang tidak nyenyak saat tidur

Penulis: Shania Septiana | Editor: Siti Fatimah
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi tidur 

Dia menjelaskan, biasanya seseorang mengalami REM sebanyak lima atau empat kali deep sleep dalam satu kali siklus tidur.

REM merupakan keadaan di mana seseorang sedang menuju deep sleep, dalam proses tersebut, yang terjadi adalah gerakan mata cepat dan bermimpi.

Mimpi merupakan cerminan dari apa yang dipikirkan, ditakutkan, atau dilakukan seseorang selama satu hari.

"Loh kok bisa itu apa yang namanya tindihan? Tindihan seolah-olah kita bangun melek, tapi kita enggak bisa bangun, thats the meaning of sleep paralysis," kata dr. Tirta.

Baca juga: Deretan Kata-kata Bijak Selamat Malam, Ucapan Selamat Tidur untuk Pacar atau Sahabat

Sleep paralysis merupakan keadaan di mana kondisi tubuh seseorang tidak nyenyak saat tidur, kepikiran akan suatu hal, belum mencapai deep sleep, tapi sudah mencapai REM, kemudian tiba-tiba otak terbangun.

Otak tiba-tiba terbangun, tetapi otot masih melakukan pemulihan sehingga tidak bisa bangun, hal itu menyebabkan mata melek, tapi tubuh tidak bisa bergerak.

"Itulah saktinya tubuh manusia. Otak kita tuh misalnya kayak jebret langsung bangun, sadar, tapi tubuh kita nih kayak keram. Itu sleep paralysis karena tubuh kita belum siap untuk bangun, yang siap baru otaknya doang," ucapnya.

"Itu ketika kamu mau deep sleep, tiba-tiba keganggu sesuatu, kepikiran atau apa pun. Itu enggak ada gaibnya, itu bisa diterangkan, namanya sleep paralysis," katanya.

Tidak lupa dokter Tirta memberi tips agar tidur bisa nyenyak yaitu, dengan mematikan lampu selama tidur.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved