Windy Cantika Banjir Ucapan, dari Ridwan Kamil hingga Pasha Ungu, Ia Berprestasi di Olimpiade Tokyo

Windy Cantika Aisah telah mengharumkan Indonesia. Atlet angkat besi putri asal Jabar itu menyabet medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Widia Lestari
Istimewa
Kontingen Indonesia berhasil meraih medali pertama dalam Olimpiade Tokyo 2020, dari cabang olahraga angkat besi dari kelas 49 kg putri. 

Kemudian, ia pun berhasil mempersembahkan medali emas bagi Kabupaten Bandung di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018, di Kabupaten Bogor.

Baca juga: Pelatih Windy Cantika di Bandung Tak Henti Nangis Haru, Cantika Raih Medali Pertama Olimpiade Tokyo

Cantika hanya belum pernah tampil membela nama Provinsi Jawa Barat di ajang multieven nasional, karena Pekan Olahraga (PON) Papua 2020, tertunda akibat pandemi Covid-19 hingga Oktober 2021 nanti.

Meski demikian, ia mampu membuktikan diri berprestasi di berbagai ajang internasional, seperti medali emas di Asian Games Jakarta 2018, SEA Games Filipina tahun 2019, dan terakhir membawa pulang medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2021 di Tashkent, Uzbekistan bulan Mei lalu.

Salah seorang pelatih atlet angkat besi Kabupaten Bandung dan PPLP Jawa Barat, yang selama ini menjadi mentor Cantika, Dewi Nuranis mengatakan, prestasi mentereng Cantika, tidak diperoleh dengan proses mudah.

Meskipun terlahir dari seorang ibu yang juga merupakan lifter berprestasi, namun butuh upaya kerja keras ekstra dan semangat juang pantang menyerah yang telah dilakukan Cantika selama ini.

"Cantika itu menjadi atlet dan masuk ke PPLP Jawa Barat itu sekitar tahun 2015 kelas 7 atau 1 SMP, saat itu usianya baru sebelas. Sebelum masuk PPLP Jabar, karena melihat bakat dan potensinya, dia itu sejak kecil memang sudah dilatih teknik dasar oleh ibunya yang juga seorang lifter asal Kabupaten Bandung, mulai dari sebatang kayu, baru di PPLP Jabar kami drill dengan peralatan sebenarnya, dan terus meningkat beban angkatannya seiring bertambahnya usia dia," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (23/7/2021).

Di mata Dewi, Cantika merupakan atlet remaja yang memiliki karakter berbeda dengan atlet lain seusianya.

Selain sikap disiplin, Cantika pun selalu merasa kurang dengan kemampuan yang dimilikinya.

Sehingga pada waktu-waktu tertentu, Cantika kerap menambah porsi latihan dari program yang telah diberikan pelatih kepadanya.

"Ini anak (Cantika) selain punya karakter disiplin dan motivasi yang kuat, tapi juga anaknya enggak banyak alasan, engga pernah melawan perintah pelatih, itu yang saya suka dari dia. Selama di PPLP Jabar kami memperlakukan Cantika dan semua atlet itu sama, termasuk pemberian porsi latihan bagi satu lifter dan lifter lainnya pun itu sama sesuai dengan usianya, yang secara bertahap naik kelas tiap tahunnya, mulai dari kelas 35-44 kg," ucapnya.

Menurutnya, di saat usianya menginjak kelas 10 atau 1 SMA, Cantika terus dididik untuk dapat menjadi lifter spesialis kelas 44 kg lalu naik ke kelas 49 kg.

Perjalanan Cantika, sebagai atlet nasional pun tidak semudah yang dibayangkan.

Bahkan kata Dewi, saat di Pelatnas, karena usia Cantika yang masih sangat muda, dan tanpa ada pelatih yang biasanya membimbingnya, membuat ia kesulitan beradaptasi, sehingga sempat down selama hampir setengah tahun dan kembali pulang dari Pelatnas di Jakarta ke Bandung.

Namun, berkat dorongan motivasi dari orang-orang sekelilingnya selama itu, ia pun mampu bangkit dan melanjutkan takdirnya sebagai lifter nasional. 

"Setelah melalui berbagai fase proses dan latihan ketat, ia pun kembali dan mengikuti seleksi Pelatnas untuk persiapan mengikuti kejuaraan Asian Games atau SEA Games, saya lupa. Karena kami tidak ingin Cantika kembali down seperti sebelumnya, maka kami memohon agar salah satu dari kami (pelatih) untuk ikut mendampinginya selama Pelatnas, dan alhamdulillah dengan itu, ia mampu memberikan prestasi terbaik dalam ajang bergengsi tersebut," ujar Dewi.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjabar.id sebelumnya dengan judul Siapa Windy Cantika, Gadis Bandung yang Raih Medali di Olimpiade Tokyo? Ternyata Ibunya Juga Hebat.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved