Breaking News:

Banyak Calon Pengantin di Indramayu Mendadak Batalkan Pernikahan, Padahal Sudah Daftar, Ini Sebabnya

Meski sudah mendaftar ke KUA, banyak calon pasangan pengantin membatalkan rencana pernikahan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kemenag Kabupaten Indramayu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pengetatan yang dilakukan pemerintah turut berdampak pada gagal menikahnya para calon pasangan pengantin di Kabupaten Indramayu.

Tidak sedikit dari mereka memilih menunda pernikahan walau sudah terlanjur mendaftar ke KUA.

Seperti diketahui, Kabupaten Indramayu kini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 sampai dengan 25 Juli 2021.

Kebijakan tersebut sebagai perpanjangan dari PPKM Darurat yang sebelumnya dimulai pada 3-20 Juli 2021.

Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten, Rosidi mengatakan, banyak faktor yang mempengaruhi para calon pasangan pengantin tersebut menunda pernikahan.

Mayoritas karena para calon pengantin enggan diswab antigen sebagai syarat melangsungkan akad nikah.

"Karena mereka enggak mau diswab, yang wajib diswab itu 2 calon pengantin, 2 saksi, dan wali," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (23/7/2021).

Kebijakan swab ini pun dibuat demi melindungi penghulu agar tidak terpapar Covid-19 dan mencegah terjadinya klaster pernikahan.

Adapun untuk jumlah pasti calon pasangan pengantin yang memilih menunda pernikahan, disampaikan Rosidi, pihaknya masih menghimpun data secara keseluruhan dari masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA).

Kendati demikian, ia tidak memungkiri, jumlahnya memang tidak sedikit mengingat momen selepas Iduladha maupun Idulfitri menjadi puncak para calon pasangan pengantin untuk melangsungkan pernikahan.

Di masa PPKM ini, kata Rosidi, pernikahan hanya diperbolehkan untuk akad nikah saja.

Sedangkan resepsi pernikahan ditiadakan karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan.

"Resepsi ditiadakan, jadi nikahnya di KUA dengan protokol kesehatan yang ketat," ujar dia.

Baca juga: Gara-gara Positif Covid-19, Pengantin Perempuan Berdiri Dekat Gerbang Saat Akad Nikah di Yogyakarta

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved