Idul Adha 2021
Dapat Daging Qurban? Jangan Asal Simpan, Bisa Terkontaminasi Ini
Bila mendapatkan daging qurban agar diperhatikan dan jangan asal menyimpan daging mentah pada suhu ruangan
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hari Ini Rabu (20/7/2021), Umat muslim akan merayakan Idul Adha di tengah pandemi Covid-19 dan masa PPKM darurat.
Untuk pelaksanaan Idul adha, pemerintah menyarankan Salat Idul Adha dilakukan di rumah, sedangkan pemotongan hewan qurban harus memperhatikan protokol kesehatan.
Seperti perayaan Idul Adha, hewan qurban yang dibagikan akan diolah menjadi beragam makanan seperti gulai, sate, sop, serta olahan daging lainnya.
Tapi perlu diperhatikan cara menyimpan daging qurban yang benar.
Baca juga: Sudah Dipercaya Banyak Orang, Benarkan Nanas Bisa Buat Empuk Daging? Ini Penjelasan Dosen IPB
Dikutip dari laman resmi IPB, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Dr Tuti Suryati mengatakan, perlu perhatian bila menyimpan daging mentah pada suhu ruangan.
Dr Tuti megingatkan agar tidak terlalu lama menyimpan daging mentah pada suhu ruangan.
Hal tersebut karena daging dapat terkontaminasi oleh bakteri yang ada di lingkungan sekitar
Seain itu, Ia juga mengatakan, aging kurban merupakan daging merah (daging kambing, domba, sapi dan unta) yang memiliki tekstur yang lebih alot.
Oleh karenanya daging merah perlu mendapat perlakuan khusus dalam proses pengolahan agar kesulitan mengunyah dapat diatasi dan daging dapat dinikmati.
Nanas telah dikenal secara luas oleh masyarakat terutama para ibu rumah tangga sebagai buah yang bermanfaat dalam proses pengempukan daging.
Lalu kandungan apa yang terdapat di dalam nanas sehingga mampu melunakkan daging?
Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Dr Tuti Suryati memberikan penjelasan ilmiah mengenai proses pengempukan dengan menggunakan buah nanas.
"Jadi di dalam buah nanas terkandung enzim bromelin yang termasuk jenis enzim protease yang dapat memutuskan ikatan peptida pada protein,” papar Dr Tuti.
Baca juga: Resep Gulai Daging Sapi untuk 5 Porsi, Hidangan Enak Buat Keluarga Saat Idul Adha
Dikatakannya, terputusnya ikatan peptida pada protein menyebabkan hidrolisis atau degradasi protein sehingga menjadi potongan-potongan peptida atau bentuk lebih sederhana dari protein.
Bromelin juga dapat bekerja pada jaringan kolagen yang merupakan protein pada jaringan ikat, protein miosin, protein miofibrilar, atau serabut daging.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-daging-sapi.jpg)