Breaking News:

Tak Punya Uang untuk Mabuk, Geng Motor di Bekasi Rampas Kotak Amal di Warung Kopi dan Begal Pembeli

Tak hanya itu, seorang pembeli yang berada di warung kopi tersebut pun kena sabetan celurit karena berusaha mempertahankan ponselnya.

Editor: Seli Andina Miranti
Tak Punya Uang untuk Mabuk, Geng Motor di Bekasi Rampas Kotak Amal di Warung Kopi dan Begal Pembeli
Gani Kurniawan
ILUSTRASI Geng motor diamankan polisi

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Geng motor di Bekasi menyerang warung kopi lalu merampas kotak amal di warung tersebut.

Tak hanya itu, seorang pembeli yang berada di warung kopi tersebut pun kena sabetan celurit karena berusaha mempertahankan ponselnya.

Kabarnya, korban pun meninggal dunia di rumah sakit.

Dilansir dari Tribunnews.com, hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (16/7/2021).

Yusri menyebut penyerangan itu terjadi pada Selasa 13 Juli kemarin sekira pukul 04.30 WIB pagi.

"Alasan melakukan ini (pembegalan) untuk mencari uang agar melanjutkan (mabuk) lagi dan dari hasil penjualan (smartphone) ini dipakai untuk beli miras," tutur Yusri

Yusri mengatakan, sebelum kejadian penyerangan, para geng motor atau komplotan begal yang berjumlah 7 orang, sedang mabuk-mabukkan.

Saat sedang asyik, minuman yang dikonsumsinya habis. Mereka tak punya uang untuk membeli minuman keras.

Baca juga: Kisah Aiptu Suwardi, Polisi yang Dikeroyok Geng Motor Saat Membubarkan Balap Liar

Alhasil, mereka melakukan niat jahat tersebut dengan mendatangi warung kopi yang dilihatnya masih buka untuk merampas uang dengan cara kekerasan.

"Dari hasil pemeriksaan awal, seluruhnya dalam kondisi keadaan mabuk miras, sehingga timbul keberanian (melalukan penyerangan)," tukas Yusri.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved