Berita Viral

Sosok Gus Irfan Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama yang Disebut-sebut Bakal Jadi Menteri Haji dan Umrah

Inilah sosok Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji yang tengah ramai menjadi perbincangan.

(Dok. Humas BP Haji)
KEPALA BP HAJI - Kepala Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka kunjungan kenegaraan dan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman, di Arab Saudi, Rabu (2/6/2025). 

TRIBUNJABAR.ID - Inilah sosok Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji yang tengah ramai menjadi perbincangan.

Gus Irfan disorot setelah kabar DPR dan pemerintah yang resmi menyepakati revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi undang-undang.

Nantinya, Kementerian Haji dan Umrah bakal dipimpin oleh seorang menteri yang tinggal menunggu ditekennya peraturan presiden (perpres) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini, Gus Irfan menjabat sebagai Kepala BP Haji.

Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi, mengatakan, Prabowo akan memutuskan apakah Kepala BP Haji Gus Irfan akan ditunjuk sebagai Menteri Haji dan Umrah atau tidak.

"Apakah kepala sekarang akan otomatis jadi menteri? Itu biar presiden yang tentukan," kata Hasan di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025), dikutip dari Kompas.com.

Lantas, siapakah sosok Mochamad Irfan Yusuf tersebut?

Baca juga: Sosok Ahmad, Pedagang di Bandung Barat Viral Bagi-bagi Donat, Kini Ketiban Rezeki dari Dedi Mulyadi

Sosok Mochamad Irfan Yusuf

Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan lahir pada 24 April 1962 di Jombang, Jawa Timur.

Ia merupakan putra dari KH Yusuf Hasyim sekaligus cucu dari KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Ia menempuh pendidikan dasar di Jombang dan melanjutkan ke SMPP Jombang (sekarang SMAN 2 Jombang) dan lulus pada 1981.

Setelah itu, ia mengenyam pendidikan sarjanan di Universitas Brawijaya hingga meraih gelar sarjana pada 1985.

Ia juga meneruskan pendidikan magister di kampus yang sama.

Sejak 1989, ia aktif sebagai Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng, pesantren yang didirikan sang kakek.

Kemudian dari 1996-2016, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT BPR Tebuireng.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved