Penyekatan Jalan Diperbanyak dan Diperketat, Tapi Kasus Covid-19 di Bandung Terus Meningkat

Walau penyekatan jalan diperbanyak dan syarat masuk ke Kota Bandung diperketat ,namun kasus  covid 19 tidak berkurang bahkan terus meningkat

Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
ilustrasi covid- Walau penyekatan jalan diperbanyak dan syarat masuk ke Kota Bandung diperketat ,namun kasus  covid 19 tidak berkurang bahkan terus meningkat. 

TRIBUNJABAR. ID,  BANDUNG- Walau penyekatan jalan diperbanyak dan syarat masuk ke Kota Bandung diperketat ,namun kasus  covid 19 tidak berkurang bahkan terus meningkat.

Penularan Covid-19 di Kota Bandung masih cukup tinggi data di Dinas Komunikasi dan informasi Kota Bandung Kamis 15 Juli 2021 terjadi penambahan pillositid aktif sebanyak 239  kasus sehingga kasus aktif saat ini mencapai 5.373 positif aktif. 

Sedangkan yang sembuh totalnya 23.494 orang hanya bertambah 49 orang.

Baca juga: Bupati Cianjur Marah Besar, Datangi Rumah Sakit yang Tolak Pasien Covid-19, Ini Penjelasan Pihak RS

Sementara yang meninggal dunia tercatat 29 orang, total meninggal akibat covid mencapai 782 orang.

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara minta masyarakat bisa bekerja sama dan saling memahami. untuk memutus penyebaran Covid-19.

Asep mengungkapkan, sejak PPKM Darurat pada 3 Juli 2021 lalu, mobilitas di Kota Bandung berkurang sebesar 17 persen. 

"Penurunan mobilitas  berkat Pemkot Bandung, beserta kepolisian dan TNI terus berupaya menekan laju mobilitas untuk meminimalisir interaksi" ujar Asep , Kamis.(15/7).

Baca juga: Bupati Sidak RSDH Cianjur, Marah Dengar Kabar Ada Pasien Covid-19 Ditolak Dirawat di RS

Asep mengklaim tidak ada warga luar kota Bandung masuk ke Kota Bandung kecuali orang yang membawa tiga surat sebagai syarat masuk Kota Bandung.

"Warga luar Kota Bandung tak membawa sertipikat vaksin, surat keterangan negarif covid  dan surat keterangan kerja di Kota Bandung akan diputar balik," ujar Asep.

Asep tiga syarat itu mutlak harus dimiliki, kalau hanya ada dua apalagi satu tak bisa masuk ke Kota Bandung.

Menanggapi masih adanya warga luar kota Bandung masuk ke Kota Bandung tanpa ketiga surat itu diakui Asep pasti ada lewat jalan tikus. 

"Tolong laporkan, jika ada yang masuk Kota Bandung tanpa tiga surat tersebut," ujar Asep.

Baca juga: Bupati Cianjur Marah Besar, Datangi Rumah Sakit yang Tolak Pasien Covid-19, Ini Penjelasan Pihak RS

Hasil pantauan Tribun beberapa orang lolos masuk ke Kota mengaku hanya perlu kesabaran mencari jalan yang lengah dijaga petugas.

"Tidak harus kerja keras, hanya sabar saja karena waktu jadi lambat 20 menit dari jalan biasa," ujat Puput warga  Padalarang.

Puput mengatakan, ia bekerja di Kota Bandung,  tapi belum divaksin karena malas, sedangkan surat Swab negatif tak akan dibikin karena tak ada uang.

"Masa setiap hari harus mengeluarkan uang untuk swab" ujarnya.

Sementara Fahrul bersama istrinya Wati warga Soreang dengan mudah masuk Kota Bandung untuk membeli obat.

"Kami seperti nya kena covid karena tidak bisa mencium dan badan pegal-pegal, obat di Soreang tak ada jadi beli di Bandung," ujarnya

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved