Breaking News:

Mengenal Terapi Plasma Konvalasen, Disebut Bisa Cepat Pulihkan Pasien Covid-19, Ini Syaratnya

Sejak pandemi ini, donor plasma konvalasen ini disebut-sebut obat mujarab untuk pemulihan pasien Covid-19 yang sedang bergejala.

Editor: Mega Nugraha
Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, saat menjalani pengambilan plasma darahnya di PMI Kabupaten Cirebon, Jalan Otista, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Selasa (19/1/2021). 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Donor plasma konvalasen marak dibicarakan akhir-akhir ini saat lonjakan kasus Covid-19 dan banyak pasien Covid-19 bergejala.

Dikutip dari Unit Donor Darah (UDD) Pusat PMI, donor plasma konvalasen merupakan pengambilan darah plasma dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh.

Hal ini dilakukan dengan harapan akan membantu antibodi pada tubuh pasien yang masih sakit. Sehingga terapi ini mampu mencegah penyakit berkembang lebih parah dan mempercepat waktu penyembuhan.

Baca juga: Simak 8 Tips Tidak Takut Disuntik Saat Harus Disuntik Vaksin Covid-19 demi Akhiri Pandemi

Bagi dr Tonang Dwi Ardyanto, Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), donor plasma konvalasen ini bukan cara baru untuk terapi penyembuhan. Namun sudah dikenal lama.

"Terutama pada situasi-situasi pandemi, di mana ada penyakit baru, kita belum banyak mengenal, maka dilakukan (terapi) dengan cara plasma konvalesen," ungkap Tonang saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (11/7/2021).

Terapi plasma konvalasen ini merunut pada penyintas Covid-19 yang sudah semmbuh dan membentuk antibodi di dalam tubuhnya. Kemudian, antibodi itu disimpan dalam plasma darah penyintas.

"Dari hal itu kita berusaha membantu, kalau ada orang yang sedang kena infeksi sementara orang tersebut belum punya antibodi, maka kita bantu dengan cara memberikan plasma darah dari orang yang sudah sembuh dari suatu infeksi," katanya.

Lantas, bagaimana cara kerja plasma darah penyintas Covid-19 sembuhkan pasien?

Caranya dengan mengambil plasma darah yang mengandung antibodi dari pendonor yang sempat terkena Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved