Sempat Akan Ada Vaksin Covid-19 Berbayar, Ini Alasan Vaksin Harus Gratis di Indonesia

Setelah berbagai komentar yang intinya kontra, Kimia Farma akhirnya menunda pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berbayar.

Editor: Giri
freepik
Ilustrasi vaksin Covi-19 - Setelah berbagai komentar yang intinya kontra, Kimia Farma akhirnya menunda pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berbayar. 

Sebelumnya, wacana vaksinasi berbayar sudah mengemuka ketika pemerintah masih mempersiapkan skema vaksinasi Covid-19 nasional pada akhir tahun 2020.

Pada saat itu, pemerintah membagi skema vaksinasi menjadi dua, yakni dibiayai pemerintah alias gratis dan vaksinasi mandiri alias masyarakat bayar sendiri.

Dari 107 juta orang yang merupakan target penerima vaksinasi, hanya 30 persen di antaranya yang akan mendapatkan vaksin melalui program pemerintah, alias gratis.

Sisanya, sebanyak 70 persen, diproyeksikan dapat melakukan vaksinasi secara mandiri atau berbayar.

Skema tersebut akhirnya batal, setelah pada 16 Desember 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 untuk seluruh masyarakat Indonesia adalah gratis.

"Jadi setelah menerima masukan dari masyarakat dan melakukan kalkulasi ulang keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis," kata Jokowi ketika itu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Alasan Mengapa Vaksin Covid-19 Seharusnya Tetap Gratis", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2021/07/13/183000665/ini-alasan-mengapa-vaksin-covid-19-seharusnya-tetap-gratis?page=all#page2.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved