PPKM Darurat

Razia PPKM Darurat di Indramayu Temukan Pasangan Asusila di Mobil, Langsung Kenakan Celana

Sepasang remaja di Kabupaten Indramayu, Dp (19) dan Taa (19) warga Kecamatan Indramayu tertangkap basah sedang melakukan asusila di mobil.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Handhika Rahman
Polisi saat melakukan razia pelanggar PPKM darurat di wilayah Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Minggu (11/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID,- INDRAMAYU - Sepasang remaja di Kabupaten Indramayu, Dp (19) dan Taa (19) warga Kecamatan Indramayu tertangkap basah sedang melakukan tindakan asusila di dalam mobil saat petugas gabungan menggelar razia PPKM Darurat

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, peristiwa itu terjadi di pinggir waduk Bojongsari Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indaramayu  Kabupaten Indramayu pada Sabtu (10/7/2021) sekitar pukul 22.30 WIB.

Baca juga: Ratusan Pasien Covid-19 di Jabar Meninggal saat Isolasi Mandiri, RS Penuh dan Telat Penanganan Medis

"Mereka tertangkap basah saat anggota Polres Indramayu melaksanakan operasi yustisi dalam rangka PPKM darurat," ujar dia kepada Tribun Jabar, Selasa (13/7/2021).

Masih disampaikan AKP Luthfi Olot Gigantara, kejadian itu berawal saat petugas gabungan melakukan patroli di wilayah Waduk Bojongsari.

Hanya saja, di tempat kejadian perkara, petugas curiga melihat mobil dalam keadaan mati terparkir di pinggir waduk yang sepi karena malam hari.

Ketika didatangi, di dalam mobil tersebut petugas justru mendapati pasangan anak muda sedang mesum. Keduanya tengah berusaha mengenakan celana ketika didatangi petugas. 

Sepasang remaja tersebut kemudian di bawa ke Polres Indramayu untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Mereka diketahui sudah melanggar perbuatan asusila dengan melakukan adegan mesum di dalam mobil di tempat umum dan melanggar PPKM darurat karena masih beraktivitas di atas pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Perusuh Demo HRS di Kejari Singaparna; Pengangguran, Anak Punk dan Geng Motor

"DP dan TAA beserta keluarga juga sudah membuat video permohonan maaf atas perbuatan asusila yang dilakukan di tempat umum dalam masa PPKM darurat," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved