Breaking News:

Laki-laki Lebih Rentan Terjadi Disfungsi Ereksi Jika Terpapar Covid-19? Ini Kata dr Andi Khomeini

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Andi Khomeini Takdir mengungkap fakta lain mengenai berita buruk apabila pria tertular Covid-19.

Penulis: Shania Septiana | Editor: Siti Fatimah
shutterstock
ilustrasi Disfungsi ereksi pria- Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Andi Khomeini Takdir mengungkap fakta lain mengenai berita buruk apabila pria tertular Covid-19. 

TRIBUNJABAR ID, BANDUNG - Kasus positif harus warga Indonesian yang terpapar Covid-19  tengah menghadapi lonjakan yang sangat tinggi. Tercatat dua juta lebih jumlah kasus kumulatif Covid-19 sejak kemunculannya tahun 2020 lalu 

Hal tersebut menimbulkan sejumlah masalah diantaranya ketersediaan oksigen dan penuhnya rumah sakit untuk menampung pasien.

Di tengah melonjaknya kasus Covid-19, salah satu Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Andi Khomeini Takdir mengungkap fakta lain mengenai berita buruk apabila pria tertular Covid-19.

Baca juga: EREKSI Menjadi Efek Samping Langka Paparan Covid-19, Pria Ini Meninggal Setelah Mengalaminya 3 Jam

Melalui akun Twitter pribadi miliknya @dokter_koko28 pada hari Senin 12 Juli 2021, dokter Andi menyarankan para pria sebaiknya berupaya tidak tertular Covid-19

Karena jika pria tertular Covid-19 sangat berpotensi mengalami disfungsi ereksi.

“Penting agar laki-laki berupaya tidak tertulari CoV ini. Pria dengan Covid-19 6x lipat lebih tinggi risikonya mengalami disfungsi ereksi ketimbang mereka yang tidak kena,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia mengingatkan pentingnya upaya mencegah penularan Covid-19 untuk menurunkan risiko disfungsi ereksi pada pria.

Menjalani vaksin dan selalu menggunakan masker bisa jadi antisipasi menghindar dari paparan Covid-19.

“Masker dan vaksinasi akan bantu menurunkan risiko tersebut,” tutur dr Andi Khomeini Takdr.

Baca juga: Kasus Tak Biasa, Seorang Pasien Covid-19 Alami Ereksi Selama Tiga Jam Sebelum Meninggal

Melihat postingan dokter Andi, terdapat beberapa pengguna Twitter merasakan hal yang sama.

"Disfungsi ga terlalu terasa sih, stamina aja yg bener-bener drop. Butuh beberapa minggu bahkan bulan buat bisa seperti sebelumnya," cuit pemilik akun @iniakunlawas.

"Cuma berlaku saat sakit aja...setelah sembuh berfungsi secara normal, kecuali kalo gak sembuh jadi gak berfungsi semuanya," ucap @NurMawa27.

"Bener dok...si otong gak mau berdiri...saat kena covid...hahaha," cuit pemilik akun @kaitsarcarmin

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved