Disebut Plesiran ke Bali di Masa Pandemi, Bupati Bandung: Di Bali Bahas Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, turut hadir pada acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Bali, Sabtu (21/6/2021).

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Lutfi Ahmad
Dadang Supriatna, saat meninjau vaksinasi, di Lanud Sulaiman, Senin (21/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sejumlah bupati di Jabar plesiran ke Bali di masa pandemi. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, turut hadir pada acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia atau Apkasi di Bali, Sabtu (21/6/2021).

Dadang memaparkan, di Bali itu membahas pertumbuhan ekonomi dalam kondisi pandemi Covid-19.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia Hari ini: Tertinggi, Penambahan Kasus 14.536 Dalam Sehari

"Artinya di tengah pandemi Covid-19 ini, harus tetap disiplin prokes (Covid 19), dan pertumbuhan ekonomi terus berjalan," ujar Dadang Supriatna, saat meninjau vaksinasi Covid-19, di Lanud Sulaiman, Senin (21/6/2021).

Dadang menekankan, dalam pertemuan Apkasi itu membahasa upaya pertumbuhan ekonomi.  Salah satunya pencairan APBD ini harus segera diluncurkan.

"Sehingga daya beli meningkat pertumbuhan masyarakat meningkat," kata Dadang.

Dadang mengungkapkan, di Bali 100 persen tempat wisata sudah divaksin. 

"Di kita, pertanian Insya Allah, nah ini pabrik, pabrik ini karyawan banyak, kalau ini gak segera divaksin khawatir ada penyebaran baru dan tempat wisata ini harus tetap berjalan. Tempat-tempat itu menjadi prioritas," tuturnya.

Ia juga menekankan soal pentingnya masyarakat agar tetap mematuhi 5 M dan 3 T. 

Baca juga: Puluhan Warga Karawang Terpapar Covid-19 Varian Delta yang Berbahaya, Begini Kondisinya Saat Ini

"Sehingga saya tadi rapat koordinasi ditindak lanjuti, ketersediaan masker, jangan sampai masih ada yang enggak pakai masker. Saya kemarin ke Rancabali ke lokasi longsor pada gak pake masker, bapak presiden menegaskan 90 persen masyarakat harus pakai masker," katanya.

Menurut Dadang, daripada sekaranag memberikan sanksi (bagi yang  tak memakai masker) lebih baik adakan dulu  pemberian masker. 

"Kasian kondisi seperti ini, tentunya ini harus menjadi perhatian segala pihak, untuk bergotong royong melawan Covid dan memulihkan ekonomi," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved