Breaking News:

Zakat yang Dibayarkan ASN se-Jabar Dinikmati Warga Terdampak Pandemi Covid-19, Nilainya Capai Jutaan

Warga terdampak kebijakan penanganan pandemi Covid-19 menerima bantuan dari zakat yang dibayarkan warga melalui Baznas.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Muhammad Nandri Prilatama
Baznas Jabar bersama Jabar Bergerak salurkan bantuan kepada penerima manfaat dampak pandemi di Gedung Pakuan, Senin (14/6/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga terdampak pandemi Covid-19 menerima bantuan dari zakat yang dibayarkan warga melalui Baznas Jabar.

Mereka yang menerima bantuan seperti pelaku usaha, pelajar, hingga mereka yang biasa mengajar mengaji atau marbot masjid. Baznas juga melibatkan Jabar Bergerak dalam penyeluran bantuan ini.

Baca juga: Udin Penjual Mie Ayam di Karawang Ketabrak Motor Saat Jualan di Markas Laskar NKRI yang Diserang

Adapun penyerahan bantuan dilakukan simbolis di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (14/6/2021) dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pimpinan Baznas Jabar, Ir Rachmat Ari Kusumanto menyampaikan pihaknya bersama Jabar Bergerak menyalurkan bantuan kepada 1.000 anak yatim piatu berupa beasiswa yang total nilainya Rp 500 juta. Adapum program lainnya ialah menyalurkan zakat yang telah dikumpulkan oleh aparatur sipil negara atau ASN se-Jabar .

"Kami bagikan kepada mereka penerima manfaat sebanyak 8.436 orang mulai bidang ekonomi hingga keagamaan. Jumlah nominalnya pun bervariatif mulai terkecil Rp 500 ribu sampai dengan Rp 3 juta," kata Ir Rachmat Ari Kusumanto.

Adapun penerima yang tergolong dalam pelaku UMKM, katanya, ada yang menerima senilai Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta.

Baca juga: Polres Sumedang Imbau Warga Waspada Pencurian Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Semua pelaku UMKM yang menerima berjumlah 1.800 orang. Selain itu, di bidang pendidikan bantuan pun diberikan kepada pelajar dan mahasiswa berupa uang, serta bantuan pun diberikan kepada guru honorer. Semuanya total di bidang pendidikan berjumlah 2.500 penerima.

"Kalau dari bidang keagamaan ada sebanyak 3.752 penerima manfaat mulai guru ngaji sampai marbot. Bantuan ini semata karena "nyaahnya ASN Jabar," katanya.

Rachmat menyebut pendistribusian dilakukan sampai akhir Juni 2021.

"Jumlah nominal yang bervariasi itu dilihat dari seberapa besar dampak yang mereka alami di situasi pandemi. Mereka yang mendapat pun ialah mereka yang belum sama sekali mendapatkan bantuan selama pandemi. Jika memang nantinya ada yang ganda berarti itu rejeki mereka," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved