Breaking News:

Klaster Covid Hajatan di Cianjur

Lima Fakta Klaster Hajatan di Cianjur, Kades & Camat Tertular, Dangdut dan Saweran Langsung Dilarang

Ini lima fakta klaster hajatan di Cianjur. Pemkab langsung larang dangdutan dan saweran.

Editor: taufik ismail
Istimewa
Para tenaga medis Puskesmas Cibinong melakukan tracing imbas dari klaster hajatan di Cianjur. 

2. Kades Pun Positif

Sang Kepala Desa Padasuka, Kecamatan Cibinong, ikut terpapar covid-19 setelah menghadiri acara syukuran hajatan perkawinan di rumah seorang warga di Desa Padasuka.

Atas permintaan pribadi, sang kepala desa tidak melakukan isolasi mandiri di rumah seperti 28 warga desanya.

Ia memilih untuk diisolasi di RSUD Sayang Cianjur.

Sang kepala desa mengeluh berkurangnya fungsi indra penciuman sebelum dilakukan tracing antigen oleh pihak puskesmas Cibinong.

"Pribadi kades sendiri yang meminta untuk dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur, ia menderita fungsi penciuman menurun sebelum dites dan dinyatakan positif," ujar camat, melalui sambungan telepon, Selasa (8/6/2021).

Camat mengatakan, hingga saat ini kepala desa masih diisolasi di RSUD Sayang Cianjur.

"Kalau perkembangan kesehatan warga lainnya saya melihat bagus, satgas desa juga mensuport kebutuhan warga dengan baik," kata Camat.

3. Camat Ikut Tertular

Tak hanya kepala Desa Padasuka, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur yang terpapar covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved