Breaking News:

Klaster Covid Hajatan di Cianjur

Lima Fakta Klaster Hajatan di Cianjur, Kades & Camat Tertular, Dangdut dan Saweran Langsung Dilarang

Ini lima fakta klaster hajatan di Cianjur. Pemkab langsung larang dangdutan dan saweran.

Istimewa
Para tenaga medis Puskesmas Cibinong melakukan tracing imbas dari klaster hajatan di Cianjur. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebuah pesta pernikahan atau hajatan di Cianjur diduga menjadi sumber penularan Covid-19.

Ada 35 warga dari dua desa yang kini positif Covid-19.

Pemerintah pun memberlakukan lockdown lokal atau karantina wilayah di dua desa tersebut.

Berikut ini fakta-fakta klaster hajatan di Cianjur :

1. Dari Desa Padasuka dan Cimaskara

Puluhan warga yang terpapar klaster hajatan di Cianjur tersebut berasal dari dua desa yakni Desa Padasuka dan Desa Cimaskara.

Hasil tracing yang dilakukan pihak Puskesmas Cibinong sebanyak 28 warga berasal dari Desa Padasuka dan 7 orang berasal dari Desa Cimaskara.

Dua wilayah tersebut sudah melakukan lockdown lokal dengan pengawasan ketat Satgas Covid-19 masing-masing desa.

Camat Cibinong Aceng Holil mengatakan, bahwa acara tersebut merupakan syukuran karena akad nikah yang dilakukan setelah lebaran.

"Karena ada yang positif maka pihak puskesmas Cibinong melakukan tracing terhadap keluarga pada Rabu (2/6/2021) lalu, hasilnya ada 35 orang," ujar Camat melalui sambungan telepon, Selasa (8/6/2021).

Halaman
1234
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved