Breaking News:

Gubernur Jabar Ridwan Kamil: Lawan Mereka yang Menjelekkan Pancasila

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan pemuda generasi penerus bangsa menjaga kondusifitas dan mengelola perbedaan berlandaskan Pancasila

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / M Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar di acara Bangkit Milenial Fest 2021 di Balai Pengelolaan Taman Budaya, Jalan Bukit Dago Selatan, Kota Bandung, Selasa (1/6). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengingatkan pemuda generasi penerus bangsa menjaga kondusivitas dan mengelola perbedaan berlandaskan Pancasila.

“Pancasila-nya dijaga dengan melawan mereka yang hendak mengganggu Pancasila. Kita gunakan tenaga dan kreativitasnya untuk membela negeri agar tetap indah dan damai,” ujarnya dalam acara Bangkit Milenial Fest 2021 di Balai Pengelolaan Taman Budaya, Jalan Bukit Dago Selatan, Kota Bandung, Selasa (1/6).

Baca juga: Juni Bulan Bung Karno, Risma Napak Tilas ke Penjara Banceuy dan Gedung Indonesia Mengggugat

Membangun Indonesia, katanya, lahir dari lima perjanjian luhur yang dinamakan Pancasila. Karena itu, Kang Emil meminta pemuda sekuat tenaga dan upaya menjaga kesaktian Pancasila dengan memaknai setiap kegiatan melalui kelima sila yang terkandung di dalamnya.

“Harus berketuhanan agar selalu ingat terhadap urusan batin, inilah esensi sila kesatu. Kemanusiaan, kita harus tolong menolong dan tidak ada urusannya dengan agama juga identitas. Persatuan Indonesia, supaya tidak ada yang memecah belah. Demokrasi, kalau ada kegiatan kita harus diskusi. Keadilan sosial, harus tolong menolong dengan sesama,” kata Gubernur Jabar.

Baca juga: TACB Indramayu Sarankan Patok Ir Soekarno Diganti Patung, Terbengkalai di Hari Lahir Pancasila

“Lawan mereka-mereka yang kalau nanti ketika jam istirahat di sela kegiatan sekolah, berkuliah mengajak bisik-bisik seminar kajian dan menjelekkan Pancasila,” tuturnya.

Kang Emil berharap generasi muda mampu menanggapi perbedaan agama dan budaya sebagai rahmat. Agar kelak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jadi adidaya.

Baca juga: Ridwan Kamil Lelang Lukisan untuk Donasi Warga Palestina, Segini Penawaran Harganya

“Saya doakan agar melihat perbedaan sebagai rahmat, dengan menjaga toleransi keberagaman dan lahirlah Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Apabila Indonesia mau menjadi negara adidaya pada 2045, Gubernur Jabar minta agar para pemuda tidak terdisrupsi ajakan-ajakan yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Karena dari perbedaan lahirlah kemajuan, maka Indonesia kuat karena ada berbagai macam suku bangsa yang berbeda namun tetap satu NKRI,” ucapnya.

Baca juga: Gubernur Jabar Optimis Penambahan Kasus Covid-19 Tak Signifikan Usai Lebaran, Ini Alasannya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved