Akan Ada 5.000 Desa Digital di Jawa Barat, Ini yang Akan Dilakukan Pemprov
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi untuk mewujudkan 5.000 desa digital guna membantu UMKM
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
TRIBUN JABAR. ID, BANDUNG - Untuk membantu usaha mikro kecil menengah (umkm) untuk go digital, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mewujudkan 5.000 desa digital.
Dimana sebelumnya desa-desa di Jawa Barat belum terjangkau digitalisasi.
Direktur Utama Executive Shopee, Christin Djuarto mengatakan umkm Jabar berkembang begitu cepat.
Baca juga: bank bjb Cabang Cianjur Gelar Webinar “BUMDes Sehat Menuju Desa Mandiri Bersama Bank bjb”
Oleh karena itu Shopee berkomitmen untuk mendorong perekonomian dengan membantu dengan memberikan literasi digital untuk menjangkau umkm di Jabar.
"Kami menghadirkan Shopee Center untuk memberikan program pendampingan untuk mengakomodir pelaku umkm, " ucap Christin di Gedung Pakuan, Rabu (2/6/2021).
Saat ini kata Christin, Shopee telah memberikan 100 komputer di awal untuk diberikan ke desa-desa supaya bisa go digital dan maju ke global.
Ia berharap program ini bisa mencapai tujuannya yaitu membantu umkm yang belum digital.
"Ada beberapa titik tempat pelatihan dimana Shopee akan menyerahkan perangkat dan kami akan memilih lokasi yang tersebar di pelosok Jabar supaya merata, " ucapnya.
Perwakilan para Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) pun turut hadir dalam acara ini.
Mereka sudah mengikuti program Shopee dalam mengembangkan bisnisnya supaya bisa dikenal oleh masyarakat luas.
Baca juga: Dorong Potensi Desa, Pemprov Jabar Buka Sekolah Bisnis untuk Kepala Desa dan Direktur BUMDes
Seperti yang dirasakan Perwakilan Bumdes Cijambe, Subang, Erna Wati yang mengatakan mereka telah ikut pelatihan selama 2 hari dan dikenalkan untuk international shipping.
"Kami diajarkan bagaimana menawarkan produk yang sudah kerjasama dengan Shopee. Lalu di akhir pelatihan diberi perangkat alat laptop yang bisa digunakan oleh umkm setempat bagi yang mau menggunakan fasilitas umkm go global, " ujar Erna.
Sementara itu Direktur Bumdes Pangkalan Tandang Kabupaten Purwakarta, Atep Sulaeman mengatakan, dengan adanya pelatihan Shopee pelaku umkm jadi lebih inovatif.
"Ada pelatihan bagaimana tata cara pengemasan dan pangsa pasar kami itu ternyata bukan hanya di kota saja, tetapi mencapai nasioal, " ucapnya.
Dengan adanya pelatihan seperti ini, Atep mengatakan masyarakat menjadi lebih terbuka dan anggota yang sudah bergabung di Bumdes ini mencapai 500 warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kolaborasi-dukung-desa-digital.jpg)