Breaking News:

32 Ton Sampah dari Sumedang Akan Dibuang ke TPPAS Legok Nangka

Berdasarkan hasil hitungan obyektif, kurang lebih 32 ton sampah dari Kabupaten Sumedang akan digabung ke TPPAS Legok Nangka.

tribunjabar/hilman kamaludin
Anggota TNI mengangkut sampah di Waduk Jatigede 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan bakal membuang sebagian sampah ke Tempat Pembuangan dan Pengelolaan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka, Jalan Raya Nagrek, Kabupaten Bandung setelah TPPAS tersebut dioperasikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Herman Suryatman mengatakan, berdasarkan hasil hitungan obyektif, kurang lebih 32 ton sampah dari Kabupaten Sumedang akan digabung ke TPPAS Legok Nangka.

“Jadi 32 ton di Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung untuk ke Legok Nangka dan sebagiannya kami arahkan ke (TPA) Cijeruk,” ujarnya saat menerima Kunjungan Kerja Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Jawa Barat terkait kerja sama TPPAS Legok Nangka di Ruang Kerjanya, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Granat Diduga Masih Aktif Ditemukan di Tempat Sampah di Kabupaten Bandung

Herman mengatakan, terkait pembuangan sampah ke TPPAS Legok Nangka itu karena untuk wilayah barat, yakni kecamatan Cimanggung, Jatinangor, Pamulihan, Sukasari, Tanjungsari dan Rancakalong menghasilkan sampah 120 ton per hari.

“Titik beratnya yang akan kita dorong ke Legok Nangka yakni yang Jatinangor dan Cimangung. Jadi ada 120 ton per hari wilayah Barat yang masuk cekungan Bandung,” kata Herman.

Selain membuang sampah ke TPPAS Legok Nangka, Pemda Sumedang juga, kata dia, sudah menyiapkan 4 TPSA yaitu di Cibereum, Wado, Ujungjaya dan Cijeruk.

Ia mengatakan, untuk pembangunan TPSA Cijeruk kurang lebih sudah mencapai 50 persen dengan total luas lahan 5 hektare lebih dan untuk menyelesaikan pembangunannya, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian PUPR.

"Insya Allah tahun ini akan dituntaskan sehingga yang 120 ton di wilayah Barat itu bisa dihandle di TPSA Cijeruk,” ucapnya.

Baca juga: Ingin Segera Selesaikan Masalah Sampah, Wali Kota Bandung Senang Dikunjungi Pansus II DPRD Jabar

Kendati demikian, pihaknya tetap mendukung pembangunan TPPAS Legok Nangka karena sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sampah di Cekungan Bandung yang berada di enam kabupaten/kota yakni Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Cimahi, Bandung Barat, Garut dan Sumedang.

“Saya kira ini persoalan bersama, persoalan klasik yang harus diantisipasi karena sampah ini dampaknya multiplier effect,” ujar Herman.

Pemda Sumedang juga, kata dia, telah mengeluarkan Peraturan Bupati 46 Tahun 2020 terkait pengelolaan sampah sebagai upaya mengedukasi masyarakat dalam memilah dan memilih sampah organik dan non organik di tingkat keluarga, RT dan RW.

Dengan memilah dan memilih sampah, kata Sekda, masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat, karena ditempat pembuangan sampah akhir, jenis sampah organiknya bisa dijadikan pupuk kompos bahkan bisa untuk budidaya magot.

“Pendekatannya bukan linier tapi sirkuler. Akhirnya masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat dari sampah. Sampah bukan masalah, tetapi menjadi berkah,” katanya.

Baca juga: Volume Sampah di Purwakarta Naik Dua Kubik di Momen Lebaran, Petugas Belum Bisa Libur

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved