Breaking News:

Ingin Puasa Syawal Sekaligus Puasa Qodho, Bisakah Niatnya Digabungkan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Usai menjalankan puasa Ramadan umat muslim dianjurkan untuk mengerjakan puasa syawal selama 6 hari

Islam.com via Bangka Pos
ilustrasi- setelah menjalankan puasa Ramadan selama satu bulan penuh, umat muslim dianjurkan untuk mengerjakan puasa syawal selama 6 hari. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kaum perempuan setiap bulannya akan mengalami masa menstruasi. Pada saat inilah, kaum perempuan muslim tidak diperkenankan untuk salat, termasuk puasa di bulan Ramadan.

Mereka yang tidak puasa saat Ramadan karena menstruasi maupun nifas dan lainnya, maka bisa membayar atau menggantuinya atau meng-qodho di hari lain di luar bulan Ramadan.

Namun muncul pertanyaan, apakah bisa seorang perempuan menjalankan ibadah puasa Syawal namun niatnya digabung dengan niat membayar hutang puasa?

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Syawal bahasa Arab dan Latin, Berikut Keistimewaan Mengerjakan Puasa Syawal

Berikut penjelasannya seperti yang dikutip TribunJabar dari Sriwijaya Post.

Apakah niat puasa syawal bisa digabungkan dengan puasa qodho bagi perempuan? Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad.

Setelah berpuasa selama satu bulan lamanya, tibalah umat Islam di ari kemenangan yakni Idul Fitri yang jatuh pada 1 syawal.

Tak hanya menjalankan ibadah puasa wajib, ada banyak amalan sunnah yang bisa dikerjakan termasuk puasa sunnah di bulan syawal ini.

Amalan-amalan sunnah ini dikerjakan sebagai pelengkap amalan wajib.

Yakni tak lain dan tak bukan ialah bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahuwata'ala.

Bahkan, setelah menjalankan puasa Ramadan selama satu bulan penuh, umat muslim dianjurkan untuk mengerjakan puasa syawal selama 6 hari.

Halaman
1234
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved