Breaking News:

Kajian

Mana yang Diutamakan Puasa Syawal 6 Hari atau Puasa Qadha? Begini Penjelasan dan Dalil Hadis-nya

Puasa Syawal dilaksanakan mulai tanggal 2 Syawal sampai 6 hari berturut. Di sisi lain, ada juga sebagian muslim yang punya utang puasa. Mana yang

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Pixabay
Ilustrasi puasa Syawal 

TRIBUNJABAR.ID - Sehari setelah Hari Raya Idul Fitri, sebagian muslim mengerjakan puasa sunah, yakni puasa Syawal.

Puasa Syawal ini dilaksanakan mulai tanggal 2 Syawal sampai 6 hari berturut.

Di sisi lain, ada juga sebagian muslim yang punya utang puasa karena berhalangan berpuasa di bulan Ramadan.

Lalu, mana yang diutamakan mengerjakan puasa qadha atau puasa Syawal ?

Baca juga: Perisai dari Perbuatan Maksiat, Kerjakan 6 Hari Puasa Syawal 1442 H, Ini Niat Puasa dan Keutamaannya

Untuk menjawab pertanyaan ini, maka dapat dilihat dari segi hukumnya.

Puasa Syawal merupakan puasa sunah muakad yang pelaksanaannya dianjurkan.

Dianjurkan puasa Syawal ini sebagaimana didasarkan pada hadis Rasulullah SAW.

Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved