Ramadan 1442 H

Perempuan Kerjakan Itikaf di Masjid Apakah Diperbolehkan? Ini Penjelasan Kata Ustaz Adi Hidayat

Pada umumnya itikaf lebih utama dikerjakan oleh kaum laki-laki. Namun bagaimana dengan kaum perempuan? apa hukum melaksanakan itikaf? Begini kata

Editor: Hilda Rubiah
Ilustrasi Ari Ruhiyat
Ilustrasi Berdoa 

Dalam keadaan sucinya yang selalu beramal.

Sementara ia tak mengerjakan itikaf di Masjid maka masih ada pahala lainnya.

Semisal dari pahala membaca Al Quran, membimbing anak-anak di rumah, menyediakan keperluan rumah tangga dan sebagainya.

Demikian kaitannya dengan itikaf, dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim.

Kisahnya seorang perempuan kaum anshor datang kepada Nabi Muhammad SAW.

Lalu ia menyampaikan kepada Rasululullah,

'Ya Rasulullah enak menjadi laki-laki,

Kemudian Nabi SAW bertanya, mengapa?

'Mau haji tidak harus ada makhram, mau jihad bisa kapan saja, ke masjid juga nyaman, lalu kami ( perempuan) bagaimana?' tanya perempuan Anshor tersebut

Kata Rasulullah pertanyaan dan komentar yang diajukan perempuan tersebut sangat baik.

Oleh sebab itu Rasulullah berkata, dan meminta menyampaikan pesan jawaban beliau kepada teman-temannya (kaum perempuan)

Rasulullah berkata, 'Sampaikan kepada teman-temanmu, apa yang dilakukan oleh kaum pria di luar rumah sepanjang engkau ridha memberikan kebaikan untuknya, maka sesungguhnya engkau mendapatkan pahala yang sama dengan apa yang mereka (kaum pria) kerjakan

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved