Breaking News:

Kisah Kolonel Laut Iwa Kartiwa

Mantan Komandan KRI Nanggala 402 Sakit-sakitan, Sudah Tak Bisa Bicara, Rumah di Gang Sempit di Tasik

Mantan Komandan KRI Nangala 402, Kolonel Laut Iwa Kartiwa kini sakit-sakitan tak bisa bicara dan tinggal di gang sempit Kota Tasikmalaya.

tribunjabar.id/Firman Suryaman
Rumah mantan Komandan KRI Nangala 402, Kolonel Laut Iwa Kartiwa, berada di balik gang sempit Jalan Paseh, Kota Tasikmalaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Mantan Komandan KRI Nanggala 402, Kolonel Laut Iwa Kartiwa ternyata kini tinggal di balik gang sempit Jalan Paseh, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Iwa yang sejak tahun 2019 sakit-sakitan juga ternyata masih aktif sebagai perwira TNI AL berpangkat kolonel.

Hanya karena menderita sakit, ia akhirnya tak bisa bertugas lagi.

Baca juga: Pengalaman Mantan Awak Nanggala-402 Salat Idulfitri di Kedalaman 30 M, Seluruh Dunia Belum Merasakan

Kondisi kesehatan Iwa memprihatinkan. Ia selalu terbaring dan sudah tak bisa berbicara lagi.

Saat ditemui di rumahnya di Gang H Shaun, Sabtu (1/5), Iwa sedang berobat rutin di Jakarta, diantar oleh istri dan anak-anaknya.

"Anak saya sedang berobat ke Jakarta. Tadi malam berangkatnya. Ia memang berobat rutin," kata ibunda Iwa bernama Momoh Fatimah (83).

Momoh juga merupakan ibu kandung mantan Kapolda Jabar, Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan

Anton adalah kakak kandung Iwa. Dia juga yang mengungkapkan pertama kali keberadaan Iwa Kartiwa yang kini sakit-sakitan.

Untuk menuju rumah Iwa mesti menyusuri gang sempit dari Jalan Paseh. Setelah itu baru tiba di rumah Iwa yang asri bercat oranye.

Baca juga: Bikin Kalimat Tak Pantas soal KRI Nanggala-402, Pria di Balikpapan Ketakutan dan Merasa Bersalah

Di situ pula ibu kandung serta ibu mertua Iwa tinggal. Kehidupan Iwa sangatlah sederhana.

Sebagai mantan Komandan Satsel Koarmada II TNI AL serta bertugas di lapal selam selama 26 tahun, tak ada kemewahan yang tampak di rumah Iwa.

"Anak saya tinggal di sini. Di sebuah gang sempit. Dulu memang tinggal di tepi jalan di Jalan Parhon, Indihiang," ujar Momoh. (firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved