Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Cimedang Tasikmalaya, Diduga Bukan Nelayan
Mayat tersebut masih mengenakan kemeja dan celana panjang warga hitam.
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Seorang pria ditemukan tewas dan mengambang di Pantai Cimedang, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, pada Senin (18/8/2025).
Saat ditemukan pukul 07.00 WIB oleh para nelayan, kondisi mayat berjenis kelamin laki-laki sudah dalam meninggal dengan wajah tak dikenali alias rusak.
Sementara tubuhnya belum rusak. Mayat tersebut masih mengenakan kemeja dan celana panjang warga hitam.
Kemudian nelayan tersebut menghubungi pihak satpol Airud untuk dilakukan evakuasi, karena saat ditemukan nelayan sedang mencari ikan di tengah laut.
Mayat berhasil dievakuasi sekira pukul 09:00 WIB oleh nelayan dan SAR Gabungan dari Satpol Airud Polres Tasikmalaya dan dibawa ke Puskesmas Cipatujah.
"Tadi teh pagi, anak-anak lagi melaut temu mayat di daerah Cimedang Cikalong, cuma arusnya ke arah barat nelayan dan nelayan sempat konfirmasi ke kami dulu," ungkap Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tasikmalaya Dedi Mulyadi ketika dikonfirmasi melalui telpon seluler.
Dedi menjelaskan, bahwa proses penjemputan pun cukup lama memakan waktu sekitar 1 jam dari titik penemuan ke daratan di pantai Pamayangsari.
"Dari Pantai Pamayang Sari sekitar 17 kilometer dari titik penemuan mayat. Saat ditemukan tidak ada identitas tapi bukan nelayan, karena pakaiannya seperti warga biasa," jelasnya.
Dedi mengungkapkan, untuk jenis kelamin mayat laki-laki dan kondisi wajahnya sudah rusak, sedangkan tubuhnya masih bagus dan masih menggunakan pakaian lengkap.
"Laki-laki, cuma mukanya sudah ancur tidak dikenali, kalau badannya alhamdulilah, paling tiga harian sudah ngambang," tuturnya.
Ia mengaku, warga sekitar belum ada curiga mayat tersebut asal dari Tasikmalaya. Karena lokasinya berada di perbatasan Pangandaran.
"Sementara tidak ada kayanya daerah Pangandaran dan cijulang, karena pakaiannya bagus, dan ini sudah dewasa tidak tahu sudah menikah atau belum," ucap Dedi. (*)
Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
| 9 Rute dan Jadwal Lengkap Kirab Mahkota Binokasih Mulai 2 Mei 2026, Puncak Acara di Bandung |
|
|---|
| PPPK dan Guru Honorer di Kota Tasikmalaya Resah, Menanti Nasib setelah 31 Desember 2026 |
|
|---|
| Respons Dedi Mulyadi Soal Irigasi Tanpa Air di Tasikmalaya, Minta Penertiban di Sepadan Sungai |
|
|---|
| Pesan di Pintu Perlintasan di Awipari Tasik: Lebih Baik Kehilangan Waktu daripada Kehilangan Nyawa |
|
|---|
| Suplai Air Bersih di Tasikmalaya Terganggu Akibat Kebocoran Pipa Utama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/MAYAT-tanpa-identitas-pantai-cimedang.jpg)