Taiwan Ingin Bagikan Pengalaman Sukses Kendalikan Covid-19, Pernah Perangi SARS pada 2003
Taiwan ingin membagikan pengalaman mengendalikan Covid-19 dan tidak ditinggalkan dalam perang melawan pandemi yang dilancarkan WHO.
Penulis: Adi Sasono | Editor: Adi Sasono
Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari sistem pengawasan dan peringatan global untuk ancaman penyakit menular, dan "model Taiwan" dapat terus menahan penyebaran virus pandemi.
Taiwan telah menunjukkan kemampuan R&D serta produksi yang cepat untuk perawatan biomedis dan peralatan terkait selama pandemi.
Oleh karena itu, jika Taiwan dapat sepenuhnya berpartisipasi dalam platform pasokan global reagen diagnostik COVID-19, vaksin, dan obat terapeutik, Taiwan akan dapat memberikan kontribusi dan bekerja sama dengan dunia.
Chen Shih-chung mengimbau kepada WHO dan pihak terkait untuk secara tegas mendukung masuknya Taiwan ke dalam WHO, sehingga Taiwan dapat berpartisipasi penuh dalam berbagai pertemuan, mekanisme dan kegiatan WHO, serta bekerja sama dengan negara-negara di seluruh dunia untuk bersama-sama melaksanakan Piagam WHO "Kesehatan adalah bagian dari Hak Asasi Manusia "dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa "Tidak meninggalkan siapapun".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/menteri-kesehatan-dan-kesejahteraan-taiwan.jpg)