Breaking News:

Buruh di Kabupaten Cianjur Tolak Pembayaran THR Dicicil

Serikat buruh TK SPSI Pouyuen Indonesia Kabupaten Cianjur menolak pembayaran THR dicicil untuk tahun 2021.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Buruh berdemonstrasi di depan Gedung Sate dengan agenda menolak pembayaran tunjangan hari raya (THR) dilakukan dengan cara dicicil, Senin (12/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Serikat buruh TK SPSI Pouyuen Indonesia Kabupaten Cianjur menolak pembayaran THR dicicil untuk tahun 2021.

Hal tersebut dikatakan oleh Rizky perwakilan serikat buruh PT PYI. Ia mengatakan, keinginan buruh Kabupaten Cianjur khususnya Serikat buruh PT PYI Kabupaten Cianjur THR dibayarkan full dan dibayar sebelum H-7 hari raya.

"Tentunya keinginan kami tentang THR sesuai Permen no 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja buruh di perusahaan," katanya, Minggu (25/4/2021).

Menurut Rizky, harapan buruh agar dirangkul dan dikaryakan oleh pemerintah seperti para kaum buruh di negara lain.

"Ingin diberdayakan tentunya seperti menciptakan hasil karya yang bisa dijual, bila buruh sudah pensiun atau di-PHK, jadi bisa mandiri untuk berwirausaha," katanya.

Baca juga: Cek Jadwal Pencairan THR PNS 2021, H-10 Sebelum Lebaran, Dibayar Penuh, Ini Jumlah Besarannya

Baca juga: Buruh Pasti Senang, Bupati Keluarkan Surat Edaran Tentang THR, Harus Dibayar Full, Paling Lambat H-7

Keinginan buruh Ciannur mencuat setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) di Gedung Ali Wardhana, Kantor Kemenko Perekonomian.

Dalam pertemuan tersebut Menko Airlangga dan 24 perwakilan Kadin Indonesia berdiskusi tentang program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Kadin Indonesia menyampaikan apresiasi atas berbagai terobosan yang dilakukan oleh Menko Airlangga di antaranya Kartu Prakerja, penyelesaian Undang Undang Cipta Kerja, pemulihan ekonomi nasional yang fokus terhadap UMKM, dan program vaksinasinasional.

Pada kesempatan tersebut Airlangga Hartarto mendorong agar potensi daerah dari masing-masing daerah dapat dioptimalkan khususnya yang menyangkut padat karya sehingga penyerapan tenaga kerja baru bisa diciptakan.

Secara khusus, Airlangga meminta komitmen para pengusaha menjelang Hari Raya Lebaran untuk membayar THR.

“Tahun lalu THR dicicil, saya minta tahun ini dibayar secara penuh. Kita harus komitmen.” ujar Menko Airlangga.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved