Breaking News:

Iming-Iming Diangkat Jadi PNS, Sepasang Suami Istri di Garut Tipu Guru Honorer, Korban Belasan Orang

Pelaku menipu korban dengan iming-iming akan diangkat menjadi PNS dan meminta sejumlah uang dari korban.

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Sepasang suami istri asal Garut Kota diamankan Polsek Cisurupan Kabupaten Garut karena telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap guru honorer. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sepasang suami istri asal Garut Kota diamankan Polsek Cisurupan, Kabupaten Garut, karena telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap guru honorer.

Pelaku menipu korban dengan iming-iming akan diangkat menjadi PNS dengan meminta sejumlah uang dari korban.

Kanit Reskrim Polsek Cisurupan, Ipda Amirudin Latif mengatakan, pelaku berinisial NW (43) dan CS (49), keduanya diamankan setelah menerima laporan dari salah seorang guru honorer sekolah dasar.

"Pelaku ini suami istri, berhasil kita amankan di wilayah Garut Kota, pelaku NW merupakan guru honorer di salah satu SMK di Garut sedangkan suaminya wiraswasta," ucapnya, Sabtu
(24/4/2021).

Menurut Amir, korban mengalami kerugian uang sebesar Rp 30 juta.

Uang tersebut sudah disetorkan kepada pelaku pada tahun 2016, namun hingga kini korban tidak juga mendapatkan janji diangkat jadi PNS.

Baca juga: Ingatkan Pentingnya KB di Batujajar, Andalan Kontrasepsi Gelar Program Kampoeng Andalan

Korban yang beralamat di Kecamatan Cisurupan akhirnya melaporkan pelaku ke polisi.

Lebih jauh Amir mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan, kedua pelaku mengakui bahwa uang hasil kejahatannya juga dinikmati oleh salah seorang oknum Kabid BKD.

"Keduanya mengaku uang hasil penipuan itu disetorkan juga ke oknum Kabid di BKD. Oknum pejabat tersebut sudah pindah ke dinas lain posisinya Kabid juga," ungkapnya.

Baca juga: BACA DULU Sinopsis Ikatan Cinta 24 April 2021: Kondisi Elsa Menyedihkan, Al Ajak Andin Tes DNA

Pelaku juga mengakui terdapat korban lain yang berjumlah 15 orang yang tersebar di seluruh Kabupaten Garut.

"Korban yang paling banyak terdapat di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler," ucapnya.

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved