Breaking News:

Soal Proyek Bukit Algoritma Sukabumi Cuma Gimik, Budiman Sudjatmiko; Sudah Ada Calon Penyewa

Budiman Sudjatmiko menyebut sudah ada calon penyewa dari rencana proyek Bukit Algoritma Sukabumi yang disebut mirip silicon valley di Amerika

Tribunjabar.id/M Rizal Jalaludin
Lokasi megaproyek Bukit Algoritma yang dibangun serupa Silicon Valley di Amerika Serikat ini berada di lahan perkebunan milik PT Bintang Raya Lokalestari (BRL), yang tersebar di kawasan Pasir Langkap, Cilentab dan Kubang, Kecamatan Cikidang, Sukabumi. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko mendatangi lokasi Bukit Algoritma di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021).

Ia datang ke lokasi proyek yang akan dibuat seperti Silicon Valley di Amerika Serikat ini bersama Direktur Utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Bidang Kontruksi, PT Amarta Karya (AMKA).

"Lagi lakukan kunjungan dengan beberapa tenan calon penyewa atau yang menang ingin berminat menggunakan fasilitas di sini yang akan dibangun di lahan 888 hektare, yang mana ini bisa menjadi pusat, bisa dikatakan mungkin pengennya jadi brand capital of Indonesia, pengennya jadi ibukota bagi ide-ide futuristic untuk Indonesia menghadapi new normal pandemi," ujarnya.

Baca juga: Perempuan 24 Tahun Warga Ciamis Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Sedalam Kurang dari 1 Meter

Ia menjelaskan, dalam hal ini PT Bintang Raya Lokalestari (BRL) yang dipimpin Dhanny Handoko sebagai penyedia lahan, sedangkan dirinya penyedia sumber daya manusia para peneliti.

"Beliau menyediakan tanahnya (Dhanny Handoko). Saya dengan tim menyediakan sumber daya manusia para peneliti dan investor dan juga juga pasar," katanya.

Menurutnya sudah ada calon penyewa dari energi yang sudah menyiapkan lahan 7 hektare untuk solar cell, satu gigawatt.

Baca juga: VIDEO JADWAL Persib, Kabar Baik Bagi Persib Bandung Jelang Leg Kedua, Si Murah Hati Kembali Main

"Sudah ada dari energi, sudah ada menyiapkan minimal 7 hektare untuk solar cell, satu gigawatt, waktu itu juga berkunjung ke sini, bahkan pasalnya sudah di secure sudah aman untuk Amerika 40 persen, kemudian ke desa-desa, BUMN-BUMN satu gigawatt energi solar cell penemuan sendiri," terangnya.

"Kemudian juga ada yang mau dibuat pusat kajian kewilayahan dan eksplosir ruang udara untuk membuat drone, drone angkutan, drone spray, drone pengawasan, drone militer, drone cargo, drone angkutan yang bisa jarak ratusan kilo meter," jelasnya.

Ketika disinggung proyek senilai Rp 18 triliun ini hanya gimik, Budiman menegaskan, dirinya tidak ahli gimik dan gak ahli main instagram.

Baca juga: Rumah Dinas Wali Kota Cimahi Ternyata Disewakan Ajay, Total Gratifikasi Rp 6,3 Miliar

"Saya gak ahli gimik, kita lakukan dari dulu gak pernah gimik, ketika saya ngelawan Soeharto gak gimik, divonis penjara ya, kita bikin Undang-undang desa ada undang-undang desanya. Saya gak ahli posting instagram soalnya, saya gak pegang instagram," tegasnya.

"Saya, mudah-mudahan ini gak gimik, yang jelas yang kita lakukan itu sungguh-sungguh ini orangnya jelas direktur PT BUMN, saya gak pernah lihat beliau main instagram, beliau gak main instagram, saya jarang - jarang instagram, paling twitter," katanya.

Ia pun memberikan jaminan kepada masyarakat ihwal proyek besar ini, ia menegaskan, dirinya belum pernah berusuan dengan KPK.

Baca juga: Warga Sukabumi Ditangkap Terkait Penyelundupan Sekitar 100 Ribu Benih Lobster

"Ya jadi memang kita lahir dari sungguh-sungguh kita kerja esensial bahwa sekarang kemudian menimbulkan kehebohan memang sudah saatnya yang esensial itu harus punya sensasi. Selama ini kan yang sensai gak esensial, kalau yang bisa sensasi itu gak esensial, kenapa esensial gak bisa sensasional, kan gitu kira-kira," ucapnya.

"Jaminannya, saya ya sekarang saya belum pernah menggara-gara, jadi anggota DPR belum pernah nyolong duit rakyat, jadi aktivis dulu gak pernah nyolong duit rakyat, gak pernah ditangkap KPK yang jelas, mudah-mudahan jangan," ujarnya.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved