Breaking News:

Dishub dan Polisi di Sumedang Mulai Awasi Pemudik yang Curi Start, Awasi Jalan dan Terminal

Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang mulai mengawasi pemudik yang curi start setelah pemerintah pusat menerapkan larangan mudik lebaran

ferri amiril mukminin/tribun jabar
ILUSTRASI arus mudik 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang mulai mengawasi pemudik yang curi start setelah pemerintah pusat menerapkan larangan mudik lebaran mulai 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Pengawasan tersebut dilakukan karena tidak menutup kemungkinan banyak warga yang tetap memaksakan mudik lebih awal, setelah mereka mengetahui adanya larangan mudik lebaran pada tahun ini.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno, mengatakan, untuk antisipasi adanya pemudik yang curi start itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan anggota Polres Sumedang.

"Pengawasan sudah dilakukan dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2021. Kami bersama-sama dengan aparat kepolisian," ujarnya saat dihubungi Tribun melalui sambungan telepon, Rabu (14/3/2021).

Selain melakukan pengawasan selama Operasi Keselamatan Lodaya 2021 yang digelar sejak 12 hingga 25 April 2021, petugas Dinas Perhubungan juga melakukan pengawasan di setiap terminal.

Bahkan, kata Atang, untuk mencegah penyebaran Virus Corona dari pemudik yang curi start, pihaknya sudah menyarankan agar Polres Sumedang yang sudah memiliki alat tes GeNose C19 untuk melakukan pengetesan di terminal.

"Intinya, kita sudah melakukan antisipasi. Tapi kalau ada yang lolos, itu karena kita memiliki keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)," kata Atang.

Baca juga: Tak Tahan Ibunya Sering Menangis, Jamal Bunuh Ayah Kandungnya di Depan Sang Ibu

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, selama Operasi Keselamatan Lodaya 2021, anggota Polres Sumedang akan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang larangan mudi lebaran tahun 2021 ini.

"Target operasi keselamatan yang digelar pada saat ini adalah, mencegah masyarakat melaksanakan mudik lebaran tahun 2021," ujarnya saat Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya di Mapolres Sumedang, Senin (12/4/2021).

Selain itu, kata Eko, sasaran dalam operasi ini juga yakni memutus mata rantai penyebaran Covid–19 dengan cara mencegah terjadinya kerumunan massa, sambil melakukan pengaturan arus lalu lintas.

"Saya juga mengharapkan personel yang tergabung dalam Satgas operasi ini bisa mensosialisasikan secara masif tentang larangan mudik, mengedukasi tentang prokes dan tertib berlalu lintas," kata Eko.

Baca juga: Korupsi Pungutan Uang Honorer: Mantan Bupati Subang Tak Bisa Tunjukan Bukti Rp 1,5 M dari Jual Tanah

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved