Rabu, 29 April 2026

Ramadan 1442 H

NIAT dan Tata Cara Salat Tarawih, Apa Bedanya 11 dan 23 Rakaat, Ini Penjelasan Ahli

Pada momen Ramadan, ada ibadah salat yang dilaksanakan setiap malam, yaitu salat Tarawih. Salat ini bisa dilaksanakan secara berjemaah di masjid.

Editor: Giri
isep heri/tribun jabar
ILUSTRASI - Suasana tarawih hari pertama di Mesjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (16/5/2018) malam. Salat Tarawih ada yang dilaksanakan 11 rakaat termasuk Witir dan 23 rakaat. 

TRIBUNJABAR.ID - Pada momen Ramadan, ada ibadah salat yang dilaksanakan setiap malam, yaitu salat Tarawih. Salat ini bisa dilaksanakan secara berjemaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Selama ini, jumlahnya salat Tarawih adalah 11 rakaat dan 23 rakaat.

Salat Tarawih 11 rakaat terdiri atas delapan rakaat salat Tarawih dan tiga rakaat salat Witir.

Begitu juga dengan 23 rakaat, yakni terdiri atas 20 rakaat salat Tarawih dan tiga rakaat salat Witir.

Apakah ada perbedaan bila mengerjakan 11 rakaat dibandingkan 23 rakaat?

Baca juga: Tata Cara salat Tarawih 11 Rakaat dan 21 Rakaat di Rumah, Lengkap dengan Niat salat Witir

Baca juga: Jawa Barat Belum Juara dalam Hal Vaksinasi Covid-19, Ridwan Kamil Minta Ini kepada Perusahaan

Baca juga: Lilis Satriah Terpilih Menjadi Ketua Muslimat Al Washliyah Jabar, Ingin Organisasi Lebih Dikenal

Mengutip dari Kompas.com, Dosen Aqidah dan Filsafat Islam IAIN Surakarta, Dr Syamsul Bakri, mengatakan tidak ada masalah mau memilih 11 rakaat atau 23 rakaat.

Sebab keduanya sama-sama baik.

"Semuanya tidak masalah, sama-sama baiknya," ujar Syamsul, dikutip dari Komapas.com, Kamis (23/4/2020).

Adapun dalam pelaksanaan salat Tawarih 11 rakaat didasarkan pada beberapa hadis.

Pertama, hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas:

"Aku berdiri di samping Rasulullah; kemudian Rasulullah meletakkan tangan kanannya di kepalaku dan dipegangnya telinga kananku dan ditelitinya, lalu Rasulullah salat dua rekaat kemudian dua rekaat lagi, lalu dua rakaat lagi, dan kemudian dua rekaat, selanjutnya Rasulullah salat witir, kemudian Rasulullah tiduran menyamping sampai bilal menyerukan adzan. Maka bangunlah Rasulullah dan salat dua rekaat singkat-singkat, kemudian pergi melaksanakan salat subuh," (HR. Muslim)

Kedua, hadis yang diriwayatkan dari Abu Salamah:

"Diriwayatkan dari Abu Salamah Ibn ‘Abdul Rahman bahwa Abu Salamah bertanya kepada Aisyah r.a bagaimana cara salat Rasulullah SAW di bulan Ramadan. Aisyah menjawab "Baik di bulan Ramadan ataupun di luar bulan Ramadan, Rasulullah saw selalu melakukan salat (malam) tidak lebih dari sebelas rakaat. Rasulullah melaksanakan salat empat rakaat; dan jangan ditanyakan tentang baik dan panjangnya salat yang beliau lakukan. Kemudian salat lagi empat rekaat, dan jangan ditanyakan tentang baik dan panjangnya salat yang beliau lakukan. Lalu beliau salat (witir) tiga rakaat," (HR Bukhari).

Baca juga: Tentukan Awal Ramadan 1442 H, Rukyatul Hilal di Sukabumi Akan Dilakukan 12 April, Siap-siap Tarawih

Baca juga: Opick dan Bebi Silvana Sedang Berbahagia, Akhirnya Datang Juga Setelah Tiga Tahun Berlalu

Baca juga: IKATAN CINTA Minggu 11 April 2021, Mampukah Rendy dan Rafael Bongkar Kongkalikong Elsa-Riky?

Pelaksanaan salat Tarawih 23 rakaat juga berdasarkan landasan yang jelas.

Menurut Syamsul, ada beberapa hadis yang menerangkan hal itu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved