Breaking News:

Ramadan 1442 H

NIAT dan Tata Cara Salat Tarawih, Apa Bedanya 11 dan 23 Rakaat, Ini Penjelasan Ahli

Pada momen Ramadan, ada ibadah salat yang dilaksanakan setiap malam, yaitu salat Tarawih. Salat ini bisa dilaksanakan secara berjemaah di masjid.

Editor: Giri
isep heri/tribun jabar
ILUSTRASI - Suasana tarawih hari pertama di Mesjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (16/5/2018) malam. Salat Tarawih ada yang dilaksanakan 11 rakaat termasuk Witir dan 23 rakaat. 

"Aku berdiri di samping Rasulullah; kemudian Rasulullah meletakkan tangan kanannya di kepalaku dan dipegangnya telinga kananku dan ditelitinya, lalu Rasulullah salat dua rekaat kemudian dua rekaat lagi, lalu dua rakaat lagi, dan kemudian dua rekaat, selanjutnya Rasulullah salat witir, kemudian Rasulullah tiduran menyamping sampai bilal menyerukan adzan. Maka bangunlah Rasulullah dan salat dua rekaat singkat-singkat, kemudian pergi melaksanakan salat subuh," (HR. Muslim)

Kedua, hadis yang diriwayatkan dari Abu Salamah:

"Diriwayatkan dari Abu Salamah Ibn ‘Abdul Rahman bahwa Abu Salamah bertanya kepada Aisyah r.a bagaimana cara salat Rasulullah SAW di bulan Ramadan. Aisyah menjawab "Baik di bulan Ramadan ataupun di luar bulan Ramadan, Rasulullah saw selalu melakukan salat (malam) tidak lebih dari sebelas rakaat. Rasulullah melaksanakan salat empat rakaat; dan jangan ditanyakan tentang baik dan panjangnya salat yang beliau lakukan. Kemudian salat lagi empat rekaat, dan jangan ditanyakan tentang baik dan panjangnya salat yang beliau lakukan. Lalu beliau salat (witir) tiga rakaat," (HR Bukhari).

Baca juga: Tentukan Awal Ramadan 1442 H, Rukyatul Hilal di Sukabumi Akan Dilakukan 12 April, Siap-siap Tarawih

Baca juga: Opick dan Bebi Silvana Sedang Berbahagia, Akhirnya Datang Juga Setelah Tiga Tahun Berlalu

Baca juga: IKATAN CINTA Minggu 11 April 2021, Mampukah Rendy dan Rafael Bongkar Kongkalikong Elsa-Riky?

Pelaksanaan salat Tarawih 23 rakaat juga berdasarkan landasan yang jelas.

Menurut Syamsul, ada beberapa hadis yang menerangkan hal itu.

Pertama, hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas.

Ia meriwayatkan bahwa Rasulullah salat Tarawih di bulan Ramadan sendirian sebanyak 20 rakaat. (HR Baihaqi dan Thabrani).

Kedua, hadis yang diriwayat oleh Ibnu Hajar.

"Rasulullah salat bersama kaum muslimin sebanyak 20 rakaat di suatu malam Ramadan."

Ketiga, dalam sejarah Islam, Khalifah Umar bin Khattab menyelenggarakan salat Tarawih dan witir 23 rakaat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved