Breaking News:

Bupati Indramayu Naik Pitam, Temukan Pembelian Obat Kedaluwarsa Senilai Rp 1,2 M Saat Sidak RSUD

Bupati Indramayu, Nina Agustina, naik pitam setelah menemukan banyak keganjalan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Istimewa
Bupati Indramayu, Nina Agustina, saat melakukan sidak di RSUD Indramayu, Kamis (8/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Nina Agustina, naik pitam setelah menemukan banyak keganjalan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Indramayu.

Satu di antaranya adalah temuan dugaan pembelian obat expired (kedaluwarsa) senilai Rp 1,2 miliar.

Hal tersebut dibuktikan setelah Nina Agustina memanggil Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Indramayu memeriksa keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Ia juga meminta kepada Inspektorat untuk mengevaluasi dan review ulang laporan keuangan, termasuk adanya temuan dugaan korupsi di pada BLUD RSUD Indramayu selama ini.

"Dokumen laporan keuangan yang selama ini dibuat direksi RSUD Indramayu harus diperiksa dan diselidiki, saya tidak mau ke depan ada masalah hukum," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (8/4/2021).

Pada kesempatan itu, Nina Agustina turut memanggil sejumlah pejabat direktur RSUD Indramayu, terutama yang memiliki kewenangan mengelola obat-obatan.

Baca juga: Farshad Anggap Ekspektasi Bobotoh Persib Wajar, Pemain Asal Afganistan Ini Suka Tekanan

Baca juga: Ratusan Gamer Purwasuka Tanding di Turnamen Esports yang Berlangsung di Kawasan Kampung Gawir

Baca juga: Bagi yang Susah Move On, Ini Lima Cara Lupakan Mantan, Nomor Terakhir Mungkin Sangat Berat

Sejumlah pertanyaan pun dilontarkan Nina Agustina mengingat adanya temukan Badan Pengawas Keuangan (BPK) yang membuat kerugian negara sampai Rp 1,2 miliar.

Ia pun tak ingin mengambil pusing dan meminta aparat penegak hukum mengusut temuan tersebut.

Baca juga: Larikan Uang Rp 376 Juta, Linda Utami Ternyata Karyawan Baru yang Akan Di-PHK dari Toko Kedelai

“Pelayanan kesehatan di RSUD Indramayu ini mejadi prioritas. Kalau pengelolaannya seperti ini, kasihan masyarakat. Nanti akan kita dievaluasi semuanya, semuanya secara total terutama jajaran direksi ke bawah kita evaluasi,” ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved