Breaking News:

Ratusan Gamer Purwasuka Tanding di Turnamen Esports yang Berlangsung di Kawasan Kampung Gawir

Ratusan gamer dari Purwakarta, Karawang, dan Subang mengikuti kompetisi bertajuk ESI Cup 2021 dalam Esports Tournament.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Gamers saat bertarung di ESI Cup 2021 dalam Esports Tournament. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Ratusan gamer dari Purwakarta, Karawang, dan Subang mengikuti kompetisi bertajuk ESI Cup 2021 dalam Esports Tournament.

Sebanyak 85 tim bertarung di ajang ini.

Turnamen ini digelar dua hari pada 6-7 April 2021 di Kawasan Wisata Kampung Gawir Burangrang, Wanayasa, Purwakarta.

Ketua Panitia Turnamen, Agus Sanusi, menyampaikan, ada tiga divisi yang dipertandingkan, yakni player unknowns batllet grounds (PUBG), Mobile Legends (ML), dan Free Fire (FF).

"(Kategori) umum tapi peserta harus berdomisili di Purwakarta, Karawang, dan Subang. Divisi FF ada 24 tim dengan jumlah peserta 120 orang, PUBG ada 29 tim dengan 145 orang, dan ML ada 32 tim dengan 192 orang," ujarnya, Kamis (8/4/2021) di Purwakarta.

Ketua Pengurus Cabang Esports Indonesia Purwakarta, Dindin Ibrahim, mengatakan, turnamen ini menjadi agenda rutin dalam pencarian bibit-bibit atlet dan tim Esports yang ke depan bakal dilakukan pembinaan terstruktur.

Baca juga: Bagi yang Susah Move On, Ini Lima Cara Lupakan Mantan, Nomor Terakhir Mungkin Sangat Berat

Baca juga: Klaster Keluarga Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19 di Majalengka, Lainnya Ada Fasyankes

"Tim pemenangnya bakal dibina dan diikutsertakan pada kompetisi ESI tingkat provinsi atau tingkat lebih tinggi lainnya," katanya.

Pengcab ESI Purwakarta, lanjut Dindin, bakal membuat pula program untuk tim-tim Esports yang diatur secara profesional lewat klub.

Sebab, ke depannya tak akan ada lagi tim melainkan secara manajemen terwakilkan oleh klub.

Baca juga: Di Tempat Ini, Pemutaran Lagu Tak Bisa Sembarangan, Harus Bayar Royalti Setelah Jokowi Terken PP

Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Ibu dan Dua Anak Meninggal Dunia di Rumahnya di Cipatat, Suami Curiga

Untuk klub terdiri dari minimal dua divisi dengan terdapat pelatih serta manager yang miliki SK oleh Pengcab ESI.

"Kami harap nanti enggak ada lagi kompetisi Esports yang tidak terdaftar atau liar. Tujuannya ya untuk regenerasi bibit atlet Esports dan langkah pembinaan yang jelas," katanya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved