Breaking News:

Larangan Mudik, Pengusaha Travel Gigit Jari, Minta Dilonggarkan, Perketat Protokol Kesehatan

Pengusaha travel meminta larangan mudik dilonggarkan dan lebih baik perketat aturan protokol kesehatan bagi pemudik

Istimewa
Ilustrasi travel (Shutterstock) 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Selain pemudik, keputusan pemerintah pusat adanya larangan mudik pada Idul Fitri tahun ini, menjadi persoalan yang disesalkan pengusaha travel.

Seperti halnya, Waluyo (37) seorang pengusaha travel Devita Jaya asal Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Waluyo mengaku, larangan mudik ini menjadi suatu kerugian besar bagi Ia dan juga pengusaha travel lainnya.

Baca juga: Pengusaha Bus Menjerit, Siap-siap Gigit Jari, Kembali Gagal Panen di Musim Mudik Lebaran

"Saya biasa ngorder di Jabodetabek, tapi karena ini jadi terpotong rejeki Saya,  kalau ibaratkan petani, harusnya ini sedang panen panennya," ujar Waluyo saat dihubungi Tribunjabar.id melalui selulernya, Jum'at (26/3/2021).

Padahal, kata Waluyo, mudik itu sudah menjadi tradisi umat muslim.

Apalagi, di Indonesia sendiri mayoritas beragama Islam.

Baca juga: Larangan Mudik, Daerah Ini Larang Warga di Luar Wilayahnya Datang Saat Lebaran

"Hanya setahun sekali, pemudik pulang dari luar kota dan ingin bertemu bersilaturahmi dengan keluarga di rumahnya," ucapnya.

Waluyo berharap, pihak pemerintah mengkaji lagi aturan tersebut dan membolehkan kembali kegiatan mudik Idul Fitri.

Baca juga: Larangan Mudik, Jangan Coba Sembunyi-sembunyi di Truk Sayur, Ridwan Kamil Ingatkan Soal Razia

"Pasti kebanyakan warga, khususnya yang merantau diluar kota tidak setuju dengan aturan tersebut. Karena, itu hanya setahun sekali loh kang. Kalau alasannya prokes, perketat saja aturannya," kata Ia.

Sementara, Jasa Nazwa travel di Pangandaran Ahmad (31) mengaku, adanya kebijakan pemerintah tentang larangan mudik, jelas rugi besar.

Baca juga: MUDIK LEBARAN 2021 DILARANG, Ini yang Dilakukan Dishub Kabupaten Subang, Para Sopir Tetap Didata

"Sedangkan, mobil Saya masih setoran kang. Ditambah, Idul Fitri ini pasti keinginan anak istri banyak. Anak ingin baju baru lah, itu lah," ucapnya.

Selain itu, kata Ahmad, jadi penghambat juga karena Ia bersama keluarganya biasa mudik ke rumah orang tuanya yang berada di wilayah Bekasi.

Baca juga: BREAKING NEWS Mudik Lebaran Tahun Ini Resmi Dilarang untuk Seluruh Masyarakat

"Dengan aturan tersebut, intinya silaturahmi kita terhambat, dan usaha kita juga ikut terhambat," ujarnya. 

Penulis: Padna
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved