Breaking News:

Mudik Lebaran Dilarang

MUDIK LEBARAN 2021 DILARANG, Ini yang Dilakukan Dishub Kabupaten Subang, Para Sopir Tetap Didata

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy memutuskan mudik lebaran 2021 dilarang.

Istimewa
Pemandangan indah jalur Gentong saat arus mudik Idulfitri 2020. Pemerintah memutuskan mudik lebaran 2021 dilarang. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy memutuskan mudik lebaran 2021 dilarang.

Keputusan tersebut disepakati dalam hasil rapat tiga menteri yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, melalui rilis virtualnya, Jumat (26/3/2021).

Mengenai kabar larangan mudik tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang Kusman Yuhana mengatakan pihaknya masih menunggu edaran tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS Mudik Lebaran Tahun Ini Resmi Dilarang untuk Seluruh Masyarakat

Baca juga: Youtuber Sukabumi Suherman Yusuf Sebut Nabi Muhammad Bukan Islam, Minta Ampunan, Akui Untung Jutaan

Baca juga: Jadwal Persib Bandung - Ternyata Beckham Putra Jadi Man of the Match Ungguli Dua Pemain Lokal

"Kabar itu memang sudah dengar tapi kami belum menerima edarannya dari Dirjen Kemenhub," kata Kusman saat dikonfirmasi Tribunjabar.id melalui sambungan telepon, Jumat (26/3/2021).

Kabar larangan mudik tersebut, diketahui karena mempertimbangkan masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung di Indonesia.

Diterangkan Kusman, saat ini para pihaknya masih dalam tahap koordinasi dengan lintas sektor terkait skema penyiapan larangan mudik.

"Setelah adanya edaran itu mungkin kami akan koordinasi bersama dengan intansi lain, seperti pihak Kepolisian maupun pihak Satgas Covid-19," imbuhnya.

Masih dikatakan Kusman, saat ini pihaknya bersama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Subang masih tengah mempersiapkan pendataan para pengemudi angkutan yang termasuk dalam pelayan publik untuk bisa divaksin di tahap kedua.

"Kami masih siapkan itu data mereka (sopir) untuk divaksin, karena rupanya para sopir ini termasuk pelayan publik yang harus diutamakan," kata dia.

Setelah adanya edaran dari pemerintah pusat terkait larangan mudik Dinas Perhubungan Kabupaten Subang direncanakan akan menyidak terminal dan PO angkutan umum guna memastikan efisiensi larangan tersebut.

"Kita harus sambut baik, masyarakat Subang khususnya agar patuhi larangan itu karena Pemerintah Pusat tahu yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya.

Penulis: Irvan Maulana
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved