Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021

Larangan Mudik, Daerah Ini Larang Warga di Luar Wilayahnya Datang Saat Lebaran

Larangan mudik lebaran 2021 akan diikuti oleh pemerintah daerah yang akan memperketat aturan warga dari luar wilayahnya datang saat lebaran

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Siti Fatimah
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
ilustrasi Pemudik di Jalan Arteri Pantura Indramayu. 

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Pemerintah Kabupaten Majalengka akan mengamankan kebijakan pemerintah pusat terkait larangan pusat.

Hal itu disampaikan Bupati Majalengka, Karna Sobahi kepada Tribun saat ditemui di Gedung DPRD Majalengka, Jumat (26/3/2021).

Karna mengatakan, pihaknya akan menerapkan kebijakan tersebut seperti tahun kemarin dan kebijakan tersebut pernah diterapkan.

Baca juga: Larangan Mudik, Jangan Coba Sembunyi-sembunyi di Truk Sayur, Ridwan Kamil Ingatkan Soal Razia

Apalagi tahun ini cuti bersama hanya berlangsung satu hari.

"Kita harus mengamankan kebijakan pusat, karena pengalaman tahun kemarin juga sama tidak ada mudik. Apalagi sekarang tidak ada cuti, cuma dua hari, yakni hari H lebaran dan besoknya," kata Karna.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021 Bagi Masyarakat, Namun Ada Perkecualian untuk Hal Berikut Ini

Secara teknis, pihaknya akan kembali melarang para OPD dan ASN di lingkungan pemerintahan untuk bepergian keluar daerah.

Ia mengaku, jumlah OPD yang memiliki keluarga di luar daerah juga sedikit.

Baca juga: Larangan Mudik, Kemenhub Perketat Aturan, Keluarkan Ini untuk Transportasi Umum dan Pribadi

"Pengamanannya, tentunya kita dan para OPD serta ASN di Majalengka akan larang untuk bepergian keluar kota dan saya menghitung, OPD yang memiliki keluarga di luar daerah itu sangat sedikit," ucapnya.

Terkait bakal kembali mendirikan posko-posko di seluruh perbatasan, Karna menyatakan akan mengkaji terlebih dahulu soal hal itu.

Baca juga: MUDIK LEBARAN 2021 DILARANG, Ini yang Dilakukan Dishub Kabupaten Subang, Para Sopir Tetap Didata

"Ya nanti kita kaji dulu, pastinya nanti saat masuk bulan ramadan," jelas dia.

Seperti diketahui, Pemerintah memutuskan untuk menghapus kegiatan mudik pada Idul Fitri pada tahun ini.

Keputusan ini diambil setelah Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan sejumlah menteri dan lembaga terkait.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved