Breaking News:

VIDEO Penjual Sate Kelinci di Lembang Menjerit Karena Pandemi, Pernah Tak Laku Satu Porsi Pun

Penjual Sate kelinci di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, merasakan dampa pandemi Covid-19.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wildan Noviansah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Penjual Sate kelinci di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, merasakan dampa pandemi Covid-19.

Pemilik warung sate kelinci Barokah yang berlokasi di Jalan Raya Lembang, Kampung Babakan Laksana, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, merasakan efek negatif itu.

Pemilik warung, Lilis, mengatakan dalam satu hari rata-rata hanya satu sampai dua orang yang datang.

Bahkan tak jarang, tidak ada pembeli sama sekali. 

Lilis mengatakan, sebelum ada pandemi, dalam satu hari bisa menjual 15 sampai 20 porsi sate kelinci.

Menurutnya menurunnya pendapatan sejalan dengan menurunnya jumlah wisatawan yang datang ke daerah Lembang.

"Karena Lembang ini tempat wisata, dan yang jajan ke warung saya pun kebanyakan wisatawan. Begitu pandemi, ada dan tempat wisata dibatasi, ya warung saya pun otomatis jadi sepi," kata dia.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Majalengka Terus Bertambah, Dinkes Akui Kesulitan Melacak Penyebarannya

Baca juga: Persib Bandung Menang 5-0 Atas Tim Porda Kota Bandung, Dua Pemain Ini Cetak Brace, Frets Satu Gol

Baca juga: WNI di Jepang yang Terdampak Gempa Bumi Diminta Segera Melapor kepada KBRI Tokyo

Pegawai Warung Sate Barokah sedang membakar sate kelinci.
Pegawai Warung Sate Barokah sedang membakar sate kelinci. (Tribun Jabar/Wildan Noviansah)
Halaman
12
Penulis: Wildan Noviansah
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved